Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pilkada 2020, KPU Ajukan Anggaran Rp 25 Miliar

Bali Tribune/ PERTEMUAN - Suasana Pertemuan antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar dengan Anggota DPRD Kota Denpasar, Rabu (25/9).
balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar melakukan pertemuan dengan Anggota DPRD Kota Denpasar, Rabu (25/9). Tujuan pertemuan kali ini terkait kepastian pengganggaran dana KPU untuk Pilkada 2020. 
 
Pertemuan dihadiri Ketua KPU Denpasar I Wayan Arsa Jaya bersama jajaran anggota komisioner  KPU Denpasar. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar  I Wayan Mariyana  Wandhira , bersama anggota  Komisi I dan Komisi II  DPRD Kota Denpasar.
 
Ketua KPU I Wayan Arsa Jaya menyampaikan pelaksanaan pilkada sejauh ini di Kota Denpasar berlangsung baik.  "Kami ingin melaporkan, agenda 2020 pilkada segera akan bergulir , dimana pilkada  serentak akan berlangsung pada bulan September 2020, tepatnya pada tanggal 23," kata Arsa Jaya.
 
Pihaknya menjelaskan, agenda Pilkada akan mulai pada Oktober 2019.  Nah, terkait dengan persiapan tersebut yang menjadi konsentrasi saat ini adalah masalah anggaran. "Kami mohon support Pimpinan dan anggota DPRD Kota, jadi biaya penyelengaraan Pilkada murni menggunakan APBD, kami telah menyusun biaya sebesar Rp 25 miliar, angka tersebut sejauh ini telah terakomodir, menggunakan APBD Kota Denpasar tahun anggaran  2019-2020," ungkapnya. 
 
Lanjut Arsa Jaya, terkait regulasi sesuai Permendagri No 54 dan Surat Edaran Kemendagri (SE) 900 menjadi rujukan untuk permohonan anggaran dapat direalisasikan sesuai tahapan bergulirnya Pilkada . "Kami berharap tahapan penandatanganan, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)  bisa segera dilakukan, sebagai acuan pelaksanaan pendanaan berjalan lancer. Sebab sesuai program KPU dijadwalkan 1 Oktober 2019 tahapan Pilkada sudah berjalan, seperti pembayaran honor dan sebagainya,  kalau dari segi angka dan nilai kita pastikan  sudah aman," bebernya.
 
Hal senada disampaikan Jon Darmawan dari pihak  KPU Bali Korwil Denpasar menekankan kepastian berlangsungnya Pilkada serentak 2020 berjalan lancar dan aman. "Kami ingin memastikan Pilkada 2020 dapat berjalan dengan lancar. Terkait besaran anggaran kita berharap jangan sampai terulang kembali polemik Pilgub Bali 2018 . Ketika anggaran sudah ditandatangani (NPHD), justru  dikurangi dan akhirnya terjadi kemelut. Kita tidak menginginkan hal itu terjadi kembali," pesan Darmawan.
 
Ketua komisi I DPRD Kota Denpasar  Ketut Suteja Kumara menegaskan kejelasan regulasi anggaran  harus dipastikan berjalan dengan baik. "Saya ingin sampaikan dalam sistem pengganggaran  dirancang dengan baik, sesuai regulasi apalagi  bulan Oktober 2019 sudah  berjalan. Tentunya kita tidak berharap sistem KPU mengalami hambatan  lantaran terkendala sistem penganggaran," sarannya.
 
Tak jauh beda, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra menyebut  terkait penganggaran tentu kita apresiasi. "Dengan biaya Rp  25 miliar cukup besar dengan menggunakan anggaran 2019-2020. Pada prinsipnya kami komisi II siap membackup sehingga harapan kami jangan sampai terhambat realisasi program  KPU yang telah tersusun," kata politisi PDIP itu. 
 
Hasil  pertemuan KPU dan DPRD belum ada  kesepakatan yang bisa dijadikan acuan KPU merasa aman memuluskan regulasi anggaran.  Untuk memastikan regulasi yang pasti,  dewan melalui Wakil Ketua DPRD I Wayan Mariyana Wandhira menyarankan digelar pertemuan khusus yang melibatkan semua pemangku kepentingan. 
 
"Kita sepakati saja untuk memuluskan masalah anggaran KPU ini, sebaiknya melakukan pertemuan kembali untuk duduk bersama baik pihak eksekutif, legislatif maupun KPU," pungkas Wayan Mariyana Wandhira. (u)
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id I Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.