Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Puncak Karya, Pengempon Pura Dasar Buana Gelgel Gelar Ritual Memineh Empehan

Jelang puncak karya di Pura Dasar Buana Klungkung, krama pengempon Pura menggelar ritual memineh empehan yakni, memerah susu Lembu untuk keperluan sarana Banten Catur. Tampak Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Gria Aan bersama krama pada prosesi dimaksud, Rabu (14/11) kemarin.

 BALI TRIBUNE - Puncak karya agung Memungkah, Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, Tawur Panca Wali Krama, Pamahayu Jagat lan Pamarisudha Gumi di Pura Dasar Buana Gelgel berlangsung, 31 Desember 2018 nanti. Sedikitnya, 88 prosesi mengiringi ritual dimaksud, salah satunya adalah, ritual memineh empehan.  Dipuput Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Griya Aan, Rabu (14/11) kemarin, ritual dimaksud diikuti ratusan krama Desa Pakraman Gelgel.  Diawali dengan puja mantra oleh Ida Pandita, selanjutnya dilaksanakan prosesi memerah susu dari seekor Lembu (sapi berwarna putih,red) yang khusus didatangkan dari Desa Taro, Kecamatan Tegallalang Gianyar. Adapun lembu dimaksud, sangatlah disakralkan oleh penduduk setempat dan hanya dijumpai di desa tersebut. “Biasanya kita yang minta untuk diperahkan susu lembu putih disana, dengan matur piuning di Pura Gunung Raung di Desa Taro. Tetapi kali ini, Desa Pakraman di Taro mempersilakan lembu itu untuk dibawah ke sini (Pura Dasar Buana)," ungkap Jero Mangku Gede Eka, selaku Sekretaris Desa Pakraman Gelgel. Dia menjelaskan, ritual memineh empehan memiliki arti, membuat minyak dari susu sapi khusus yang nantinya dipergunakan sebagai sarana upakara berupa Banten Catur. Banten dimaksud merupakan sarana upakara tertinggi bagi umat Hindu dan pada karya ini adalah yang pertama sejak 500 tahun silam. " Tidak hanya memerah susu lembu putih, ada lima unsur yang kita ambil untuk upacara agung ini," jelasnya Kepala SMK Kesehatan Panca Atma Jaya ini menyebutkan, kelima unsur dimaksud berupa, perahan  susu, keringat, air liur, warih (air seni,red) serta bacin (kotoran,red) lembu tersebut. “Nantinya semua unsur itu dicampur bahan-bahan lainnya, untuk menjadi minyak catur. Selain digunakan untuk komponen utama banten catur, minyak ini juga digunakan untuk menyucikan catur saat puncak karya nanti,”pungkasnya. Ritual kemarin diikuti oleh ratusan warga Desa Pakraman Gelgel. Mereka hadir sejak pukul 10.30 Wita guna ngaturang ayah di Pura tersebut.

wartawan
Ketut sugiana
Category

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus III DPRD Karangasem Melakukan Sidak ke Sejumlah Usaha Wisata dan Toko Modern Berjejaring di Desa Bunutan

balitribune.co.id I Amlapura - Pansus III DPRD Karangasem melaksanakan kegiatan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Objek Wisata Amed dan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, pada Selasa (14/4/2026). Sidak yang dipimpin Ketua Pansus I Wayan Sumatra, bersama seluruh anggota Pansus ini bergerak melakukan pengecekkan dan pendataan objek usaha di wilayah tersebut baik yang sudah menagntongi izin maupun yang belum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghilang 11 Hari, Mayat I Wayan Saja Ditemukan Membusuk di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Wayan Saja (56) warga Bentuyung, Ubud, Gianyar, akhirnya ditemukan pada hari kesebelas pasca dilaporkan hilang. Namun sayang, saat ditemukan di jurang sungai beji, korban sudah menjadi mayat dalam kondisi membusuk, Selasa (14/4/2026) petang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.