Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Tutup Tahun, AGP Kembali Gelar Pasar Murah

pasar murah
Pandu Djojoadisoeprapto di sela kegiatan pasar murah yang digelar AGP, Minggu (17/12).

BALI TRIBUNE - Memasuki datangnya akhir tahun 2017, tim kerja Artha Graha Peduli (AGP) bekerja sama dengan para pelaku ekonomi, kembali menggelar Pasar Murah di seluruh Indonesia. Kick off pasar murah di Jakarta secara resmi berlangsung di Hotel Borobudur, Jumat (8/12).

Sementara kegiatan pasar murah di Kuta - Bali secara resmi berlangsung di halaman Gereja Pantekosta Kuta, Selasa (12/12). Kemudian kegiatan pasar murah berlanjut di beberapa titik di seputaran wilayah Kecamatan Kuta seperti Lapangan Parkir Discovery Shoping Mall di Jalan Kartika, halaman parkir Gereja Ekklesia dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan daerah Kuta.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitasi harga bahan pokok dan meredam tekanan inflasi yang kerap terjadi menjelang perayaan hari-hari besar, serta mengantisipasi kelonjakan harga menjelang dua hari besar di tahun ini. Sehingga dapat meringankan masyarakat yang kurang beruntung.

“Kami berharap semoga melalui kegiatan sosial Pasar Murah ini dapat menjadi berkah dan rejeki terutama untuk masyarakat Indonesia beserta keluarganya yang benar - benar membutuhkan,” ungkap Pandu Djojoadisoeprapto, Koordinator AGP Wilayah Bali di sela-sela kegiatan pasar murah, Minggu (17/12) di halaman parkir Gereja Ekklesia, Tuban.

Dalam kegiatan tersebut disiapkan sekitar 1.000 paket. Warga cukup menyediakan uang Rp 25 ribu untuk mendapatkan paket seharga sekitar Rp 50 ribu. Dalam kegiatan yang telah berjalan rutin ini, Artha Graha Peduli bekerja sama dengan Indofood akan menjual puluhan ribu paket sembako antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, indomie, kantong plastic di sejumlah titik di Jabodetabek dan di berbagai kota Seluruh Indonesia.

Pasar Murah sebagai bentuk kepedulian CSSR AGP, AGN dan AGG untuk bersama membantu masyarakat yang kurang beruntung serta sebagai sarana silaturahmi dengan masyarakat sekitar unit usaha. Adapun unit-unit usaha Artha Graha Network yang ikut berpartisipasi yakni, Discovery Hotel Ancol, Hotel Borobudur Jakarta, Menara Global, Palace Hotel Cipanas,

Kemudian, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk, PT Electronic City, PT Harmoni Nirwana Lestari, PT Karawang Cipta Persada, PT Multiagro Pangan Lestari, PT Prima Nusa Agung, PT Swadaya Pandu Artha, SCBD. Sedangkan unit Artha Graha Network di luar jalur Jabodetabek adalah AGN Bali, AGN Kendari, AGN Papua, PT Adhiniaga Kreasinusa, PT Angels Products, PT Aryatama Banua Biru.

Selanjutnya, PT Barumun Agro Sentosa, PT Cipta Usaha Sejati, PT Indonesia Mitra Jaya, PT Jalin Vaneo, PT Kurniatama Sejahtera, PT Marketindo Selaras, PT Megachandra Purabuana, PT Mitra Aneka Rezeki Banyuasin, PT Mitra Aneka Rezeki Kubu Raya, PT Papua Satya Kencana, PT Rimba Mujur Mahkota, PT Sumber Agro Semesta, PT Usaha Griya Sejahtera.

wartawan
Arief Wibisono
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.