Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jembatan Tukad Gelar Kembali Difungsikan

Bali Tribune / JEMBATAN- Jembatan gantung Tukad Gelar yang jadi akses antara Desa Batuagung dan Kelurahan Dauhwaru kini sudah bisa dilintasi kembali.

balitribune.co.id | NegaraJembatan gantung Tukad Gelar sudah bisa dilintasi kembali setelah sebelumnya hanyut tersapu banjir bandang dua bulan lalu.

Jembatan gantung Tukad Gelar sudah mulai bisa dilintasi kembali oleh warga di kedua wilayah tersebut setelah diresmikan Sabtu (31/12) lalu.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba Kamis (5/1) mengatakan konstruksi jembatan yang baru masih tetap seperti sebelumnya yakni dapat dilintasi pejalan kaki dan pengendara roda dua. Ia mengakui jembatan gantung pengganti tersebut merupakan jembatan yang dikerjakan secara darurat. Posisi jembatan juga menurutnya sudah ditinggikan sekitar 50 cm.

Ia juga menegaskan kekuatan jembatan tersebut serupa seperti sebelumnya. “Jembatan gantungnya sudah kita tinggikan sekitaran 50 cm untuk menghindari tingginya debit air yang saat banjir besar. Semoga setelah diserah terimakan kepada masyarakat jembatan ini bisa bermanfaat buat masyarakat disini sebagai koneksi antar desa,” jelasnya. Ia mengaku dengan ukuran yang tidak terlalu panjang, perbaikannya bisa dilakukan secara cepat. menggunakan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT)

Menurutnya pembangunan jembatan pengganti ini menghabiskan anggaran yang tidak sebanyak perbaikan jembatan lainnya, yakni  senilai Rp 390 juta.

“Ya, ini kan seperti jembatan yang lain juga, cuman jembatan yang lain itu kan nilainya besar sekali, tidak cukup digunakan dari dana BTT yang kita miliki. Yang lain kita sudah anggarkan juga di tahun 2023 di induk, mudah-mudahan di bulan januari ini sudah mulai proses tendernya, karena Jembrana sudah kita siapkan untuk tender cepat,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, bencana banjir bandang yang melsnda Jembra terjadi pada Minggu (16/10/2022). Selain permukiman penduduk di sejumlah wilayah rusak diterjang banjing, tidak sedikit juga infrastruktur fasilitas publik yang mengalami kerusakan. Salah satunya jembatan gantung di Tukad Gelar Jembrana. Jembatan penghubung antar dua desa yakni Banjar Palungan Batu Desa Batuagung dengan Lingkungan Sawe Kelurahan Dauhwaru terputus lantaran hanyut tersapu banjir bandang.

Upaya pembangunan kembali jembatan tersebut dilakukan sejak sebulan terakhir. Dan kini Jembatan yang berada di objek wisata Tukad Gelar ini sudah bisa dilewati kembali.

Perbekel Batuagung I Nyoman Sudarma mengatakan jembatan yang hanya bisa dilintasi motor tersebut selain menjadi akses ke permukiman warga di dua wilayah, juga menjadi akses mengangkut hasil bumi dari perkebunan warga serta akses bagi pengunjung objek wisata Tukad Gelar.

Sejak hanyutnya jembatan gantung tersebut, ia mengaku warga di sekitar memang berharap jembatan yang dikenal dengan sebutan Jembatan Merah tersebut bisa dibangun kembali. Aktivitas warga menuju dua wilayah tersebut pun kini menjadi lancar lagi. Dikatakannya warga setempat mengaku kini sangat bersyukur.

“Sekarang sudah ada jembatan yang seperti semula. Ini satu-satunya jembatan penghubung antara Desa Batuagung dan Kelurahan Dauhwaru sekarang sudah dapat dilalui,” tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Gabungan Gelar Penertiban Identitas, Sasar 141 Duktang di Bajera

balitribune.co.id - Tabanan - Tim gabungan di Kecamatan Selemadeg melakukan penertiban identitas terhadap 141 penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di lingkungan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Penertiban yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) malam itu menyasar belasan rumah kos, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi kependudukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Korsleting Listrik, Laundry Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Sebuah tempat usaha laundry yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli, dilalap si jago merah pada Selasa (22/4/2026) sekira pukul 08.30 Wita. Kuat dugaan kebakaran  dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel yang kemudian menyambar pakaian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Buleleng Tetapkan Perda Baru Pajak dan Retribusi

balitribune.co.id I Singaraja - DPRD Kabupaten Buleleng secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2023 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dalam rapat paripurna, Rabu (22/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, serta dihadiri jajaran legislatif dan eksekutif, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sekda, serta pimpinan OPD.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Buleleng Desak Pencabutan UU Pemda 23 Tahun 2014

balitribune.co.id I Singaraja - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya mendesak adanya pencabutan atau revisi Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Langkah ini dinilai mendesak lantaran regulasi tersebut dianggap membatasi ruang gerak DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.