Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jembrana Jeep Community Sukses Gelar JMOC 4, Diikuti 24 Klub Offroad, Patuhi Protokol Kesehatan

Bali Tribune/ Peserta JMOC 4 saat melintasi jalur water fording.
Balitribune.co.id |  DIDUKUNG Pemkab Jembrana dan IOF Pengda Bali, komunitas mobil Jembrana Jeep Community (JJC) sukses mengelar kegiatan offroad "Latber Jembrana Merah Putih Offroad Challenge 2020" (JMOC) pada Sabtu- Minggu (23-24/8) di Desa Manistutu, Melaya, Jembrana.
 
Sukses acara dilihat berjubelnya partispasi peserta meramaikan acara yang dikemas dalam dua kegiatan: country Road (CR) dan special competition stage (SCS). Tercatat kurang lebih 24 klub mobil turut serta di antaranya Kaung Bali, SJC, SKIn , Garuda, LJB, BJC, Laksamana.
 
Kemudian Traction, Kebo, JJC, TOT, Yukara, D-Cab, Atap Langit, VES, Verbal, Ini Adventure, Banteng Muda, TDI, Jegeg Bali, Harta Titipan,Master 4x4 dan lainnya. Menariknya, dalam acara ini panitia benar-benar memperhatikan protokol kesehatan terkait masih merebaknya Covid-19.
 
Semua peserta wajib menggunakan masker dan membawa hand sanitizer. Bahkan untuk menghindari kerumunan massa, kegiatan sengaja digelar bersama di lokasi terpisah untuk memecah kerumunan orang karena jika dipusatkan di satu titik pastinya ramai oleh peserta.
 
Ketua panitia JMOC 2020, Nyoman Birawan (Mangbe), menjelaskan, kegiatan ini merupakan event tahunan yang diadakan dalam rangka merayakan HUT ke-125 Kota Negara. Desa Manistutu dipilih sebagai lokasi kegiatan untuk mempromosikan wisata otomotif di desa ini.
 
"Desa Manistutu ini memiliki alam yang cocok untuk olahraga offroad adventure seperti grenlaning, muding, juga termasuk tanjakan super tajam, lumpur yang dalam, serta turunan curam. Itu semua sangat bagus untuk wisata otomotif offroad," ungkap Mangbe.
 
Pantaun Bali tribune  yang turut hadir dalam kegiatan CR Ekstrim, rute yang disiapkan panitia benar-benar memacu adrenaline. Dari awal, peserta langsung ditantang medan rock crawling dan hill climbing. Menuruni curanan terjal, kemudian menaiki tanjakan tinggi. 
 
Dibutuhkan perencanaan cermat untuk melewatinya tanpa tergelincir atau berguling. Tantangan berikutnya adalah water fording. Peserta melewati batu-batu cadas sungai. Perhitungan matang dan ketepatan menempatkan tapak ban jadi acuan. Jika salah, kendaraan akan nyangkut di batu.
 
Atau malah tenggelam di sungai. Kemudian, tantangan yang paling seru adalah mudding. Peserta melewati lumpur. Baik lumpur berair, lumpur tebal, bahkan pasir basah. Berkat keterampilan dan didukung kemampuan mobil, hingga selesai kegiatan semuanya aman.
wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click

Dua Rumah dan Tiga Motor di Dalung Ludes Terbakar ​

balitribune.co.id I Mangupura - Musibah kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Perumahan GTT Dalung, Jalan Cendana VII, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (25/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun selain bangunan, tiga unit sepeda motor turut menjadi arang dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 03.00 Wita tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Agung Pura Luhur Uluwatu, Made Sumerta Kawal Kesiapan Krama

balitribune.co.id | ​Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026).​Kehadiran tokoh masyarakat asal Pecatu ini bertujuan memastikan kesiapan krama desa adat dalam menyambut rangkaian Karya Padudusan Agung dan Balik Sumpah Agung yang puncaknya dijadwalkan pada 7 Juli 20

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.