Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jenazah Putu Artika Sempat Dikira Mr. X, Tinggalkan Surat Wasiat di Kamarnya

RSU Negara
IDENTIFIKASI - Petugas melakukan identifikasi jenasah yang ditemukan di Pantai Kampung Kedunen Pengambengan Minggu sore.

BALI TRIBUNE - Warga pesisir Desa Pengambengan, Minggu (29/4) sore, dihebohkan dengan adanya penemuan sesosok jenazah oleh nelayan setempat. Awalnya jenazah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan pukul 14.50 Wita di Pantai Kampung Kedunen, Banjar Ketapang, Desa Pengambengan, Negara ini sempat dikatakan sebagai Mr. X, namun setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan alat  Portable System oleh Tim Inafis Polres Jembrana, jenazah tersebut diketahui identitasnya.

Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H. Eddy Waluyo dikonfirmasi Minggu kemarin membenarkan adanya penemuan jenazah oleh warga di pesisir tersebut. Jenasah tersebut ditemukan oleh dua orang warga, Ahmad (50) dan Suroso (50), nelayan Kampung Kedunen, Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Negara. “Saat itu kedua saksi sedang bermain layangan dipantai melihat ada sosok jenasah terdampar dibibir pantai, selanjutnya saksi melaporkannya ke Pos Polair Polres Jembrana di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Lalu anggota Polair yang turun kelokasi dibantu warga mengangkat jenasah tersebut ketepi pantai,” ungkapnya.

Saat ditemukan, jenazah dalam posisi tertelungkup dan mengenakan pakaian lengkap. “Korban memakai baju biru bergaris putih, celana streat warna abu-abu, menggunakan sejumlah gelang, menggunakan anting pada telingan kanan dan cincin emas bertuliskan piter, terdapat tato motif bunga dan kupu-kupu disejumlah bagian tubuhnya serta tato aksara Bali bertuliskan arik,” jelasnya.  

Warga yang saat itu telah memadati lokasi tidak satu pun mengetahui identitas jenazah tersebut sehingga sempat dikatakan Mr. X. Setelah petugas Inafis Polres Jembrana turun di lokasi dan melakukan olah TKP dan Identifikasi terhadap jenazah tersebut menggunakan Portable System barulah diketahui identitas jenasah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai menyatakan setelah Tim Inafis melakukan identifikasi, dari pemeriksaan sidik jarinya diketahui bernama I Putu Artika (37) asal Lingkungan Awen, Kelurahan Lelateng, Negara. Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Nurci dari Puskesmas II Negara di Pengambengan, pada jenazah keluar buih dari lubang hidung dan mulut, pupil hidrysis selaput mata warna keruh, lidah pucat tidak tergigit, kedua lubang telingan berisi pasir laut, ditemukan sejumlah luka lecet pada bagian dada, tangan dan lengan. Pihak keluarga mengetahui korban keluar rumah sekitar pukul 14.00 Wita. “Setelah dievakuasi ke RSU Negara, jenazah diminta oleh pihak keluarga untuk disemayamkan. Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban,” tandasnya.

Kepala Lingkungan Awen Lelateng I Putu Ardana menyatakan belum mengetahui apa yang melatarbelakangi kematian korban. “Saya belum tau pasti ada masalah atau tidak, tetapi informasi dari pihak kelurga, korban meninggalkan surat wasiat di kamarnya. Diduga memang karena korban tidak kuat menahan sakit yang dideritanya. Selama ini korban bekerja dari rumahnya sebagai tour guide freelance, sering mengantarkan tamu asing,” jelasnya.

Dari informasi yang berhasil diperoleh, dalam surat wasiat yang ditinggalkan korban di kamarnya diketahui korban tidak kuat dengan penyakit yang dideritanya. Korban juga menitipkan 2 kartu ATM dan deposito untuk diberikan kepada seseorang bernama Peter.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi: Selamat HPN 2026 dan HUT ke-22 Harian Bali Tribune

balitribune.co.id | Negara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 kepada seluruh insan pers di Indonesia, sekaligus Selamat Hari Ulang Tahun ke-22 Harian Bali Tribune.

Baca Selengkapnya icon click

Happy 22nd Anniversary, Bali Tribune!

balitribune.co.id | Merayakan hari jadi yang ke-22 pada Senin, 9 Februari 2026, surat kabar Harian Bali Tribune berdiri di sebuah persimpangan zaman yang krusial. Dua puluh dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah institusi pers untuk tetap konsisten terbit dan mewartakan dinamika Pulau Dewata sejak awal tahun 2004. Namun, di balik perayaan ini, terbentang tantangan besar yang memaksa industri media untuk terus berevolusi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Etalase Khusus Arak Bali di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster meninjau Area Duty Free dan outlet-outlet UMKM di terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/2). Koster memastikan bahwa produk UMKM Bali termasuk Arak Bali mendapatkan tempat pada outlet-outlet yang dikelola oleh Angkasa Pura Indonesia di Bandara I Gusti Ngurah Rai. 

Baca Selengkapnya icon click

Ngayah Tanpa Pamrih, 503 Pecalang di Buleleng Terima Seragam Baru dari Gubernur Koster

balitribune.co.id | Singaraja - Bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Sabtu (7/2/2026), Gubernur Bali Wayan Koster bertatap muka dengan pecalang di Desa Adat Buleleng. Dalam pertemuan yang berlangsung di Setra Desa Adat Buleleng itu, Gubernur Koster menyerahkan bantuan seragam kepada para 503 pecalang dari 14 Banjar Adat di Desa Adat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.