Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jenazah Tak Bertuan Dimakamkan di Negara

Bali Tribune/ PEMAKAMAN - Jenazah tak bertuan dimakamkan di pemakaman umum Negara, Jembrana.



balitribune.co.id | Gianyar -  Temuan mayat terlantar di sebuah rumah kost di Sukawati, Gianayar, membuat jajaran Polsek Sukawati putar otak. Hingga sepekan lebih melakukan penelusuran, belum juga ada sanak keluarga yang dapat dihubungi. Hingga akhirnya diputuskan sebagai jenazah terlantar tak bertuan dan dimakamkan secara Islam di pemakaman umum Negara, Jembrana.

Panit II Reskrim IPDA I Ketut Putu Ardika, S.H., M.H.  Rabo (18/5/2022), membenarkan pemakaman tersebut. Dijelaskan, saat proses pencarian keluaga kerabat almarhum, jenazah sempat dititipkan di RSUP Sanglah Denpasar, sampai pada petugas Polsek Sukawati dibantu Bhabinkamtibmas menemukan jalan keluar penanganan jenazah tersebut.

Dengan menghubungi tokoh muslim wilayah Sukawati Muchamad Toha Hazan melakukan koordinasi terkait jenazah tersebut disimpulkan jenazah dimakamkan secara Islam di pemakaman umum Negara, Jembrana, dibantu oleh Badan Musyawarah Urang Sunda (Bamus). "Proses pengeluaran Jenazah di RSUP Sanglah Denpasar dan langsung diserah terimakan kepada BAMUS untuk dimakamkan, Senin lalu," ungkap Panit II Reskrim.

Melihat dari kejadian ini, Kapolsek Sukawati Kompol I Made Ariawan P., S.H. mengimbau kepada seluruh aparat desa/adat dapat memonitoring keberadaan penduduk pendatang, diwajibkan melaporkan diri dan mendata tempat tinggal serta keluarga yag bisa dihubungi ketika ada permasalahan yang muncul. "Peran aktif Bhabinkamtibmas membantu aparat Desa/Adat di desa binaan masing-masing dalam memantau dan mendatakan penduduk pendatang," wantinya.

Sebelumnya, laporan temuan mayat atas nama H. Yuda Satrio Salim di rumah kos-kosan Br. Denjalan, Batubulan, Sukawati, diterima Polsek Sukawati Minggu (8/5/22) lalu, Unit Reskrim Polsek Sukawati sudah melakukan upaya mencari keluarga korban bahkan kerabat dan kenalan korban namun menemukan jalan buntu. Usaha terakhir, hanya berhasil menghubungi ibu Arum Dalu yang mengaku mantan istri ke 2 almarhun yang sudah bercerai 10 tahun yang lalu, kemudian almarhum sudah mempunyai istri ke 3 tapi tidak diketahui identitas dan alamatnya.

Sementara dari infomasi pemilik rumah kos dan tetangga kos, almarhum sudah menempati kosan selama kurang lebih 4 tahun, mengaku sudah lama menderita diabet akut dan sering mengeluh sesak nafas. Sesuai hasil pemeriksaan tim medis tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh janazah.

wartawan
ATA
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.