Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Judo Bali Makin Berpeluang Raih Medali Emas PON

pelatnas
Nengah Sudiartha

BALI TRIBUNE - Peluang untuk meraih medali emas bagi judoka Bali di ajang PON XX/2020 di Papua kian terbuka jika regulasi yang dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Pusat PJSI, 16 Desember lalu, benar-benar diterapkan pada hajatan empat tahunan tersebut.

Tak hanya medali emas, namun juga medali lainnya seperti perak atau perunggu sangat berpeluang didulang oleh judoka-judoka Bali yang diturunkan di PON mendatang.

“Dalam rakernas di tengah-tengah kejurnas lalu, memang sempat diusulkan jika pada PON XX/2020 di Papua nanti hanya satu judoka dari daerah yang hanya boleh turun di satu kelas. Namun semua itu sampai sekarang ini belum ada keputusan pastinya,” ujar Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali, Nengah Sudiartha, di Denpasar Selasa (19/12).

Regulasi yang diusulkan pada rakernas tersebut memang berbeda dibanding regulasi yang digunakan saat PON XIX/2016  Jawa Barat (Jabar), dimana regulasinya satu kelas boleh turun 2 judoka untuk satu daerah.

Secara teknis saat pertandingan di PON Papua jika benar regulasi itu diterapkan bakal menguntungkan Bali, karena selama ini ada beberapa daerah kuat seperti DKI Jakarta dan Jabar sering memiliki dua judoka yang lolos ke final dan terjadi all final. Tapi jika regulasi satu judoka dari satu daerah yang boleh turun di kelas yang sama, maka hal itu tak akan terjadi.

“Imbas positifnya bagi Bali maka Bali bisa mencuri medali emas itu, ketika tidak lagi terjadi pertai final hanya oleh judoka satu daerah. Tapi kami kan tidak bisa hanya memikirkan hal itu saja, karena dampak negatifnya maka generasi judoka yang harusnya bisa lolos PON, akhirnya gagal karena seniornya sudah lolos lebih dulu di kelas yang sama,” terang Sudiartha.

Dengan demikian, maka pembinaan jangka panjang terutama untuk generasi judoka terutama untuk pelatnas atau tim nasional Indonesia, bakal sulit. Hal inilah dimintanya untuk dipertimbangkan.

“Kenapa tidak ditambah saja kuota judoka lolos PON di satu kelas dari 8 judoka menjadi 16 judoka. Soalnya di Asian Games satu kelas yang berlaga 16 judoka atau di Olimpiade satu kelas bertanding 32 judoka. Ini kan lebih bagus,” tutup Sudiartha.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Gara-Gara Kucing Melintas, Warga Temukan Bayi Dibuang di Goa Gong

balitribune.co.id | Mangupura - Kasus pembuangan bayi kembali menggemparkan warga Bali. Kali ini, seorang bayi perempuan ditemukan telantar di semak-semak kawasan Goa Gong, Jalan Goa Betel, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Beruntung, bayi malang tersebut berhasil diselamatkan setelah ditemukan oleh seorang warga bernama Matias Lau Kolly (25) pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 23.43 WITA.

Baca Selengkapnya icon click

Putaran Pembuka Moto3 Junior, Binaan Astra Honda Siap Taklukan Sirkuit Barcelona

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, siap melesat kencang hadapi tantangan baru pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026 yang dimulai akhir pekan ini pada 21-24 Mei 2026, di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. Musim ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Ramadhipa setelah tampil impresif pada European Talent Cup (ETC) tahun lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujud Transparansi, Kelurahan Penarukan Mulai Lakukan Penempelan Stiker di Rumah Penerima Bantuan Pemerintah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kelurahan Penarukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Buleleng secara simbolis memulai penempelan stiker di rumah penerima bantuan pemerintah di Lingkungan Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Jumat (22/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Modus Catut Nama Kapolres Buleleng, Sasar Anggota DPRD

balitribune.co.id | Singaraja - Kasus dugaan penipuan dengan mencatut nama dan foto Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyasar sejumlah anggota DPRD Buleleng. Pelaku menggunakan nomor WhatsApp palsu dan menghubungi para anggota dewan untuk meminta sejumlah uang.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, membenarkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh nomor yang mengatasnamakan Kapolres tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.