Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jumlah Atlet PON XX Hanya 7.157 Orang

Bali Tribune/ Ketut Suwandi
balitribune.co.id | Denpasar - Berbeda dengan PON sebelum-sebelumnya, pada PON XX/2020 Papua hanya ada 7.157 atlet dari seluruh Indonesia yang akan bertanding membela daerah masing-masing. Padahal PON sebelumnya di Jawa Barat, jumlah atlet mencapai 8.500 orang.
 
Menurut Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, lebih sedikitnya jumlah atlet di PON Papua ketimbang PON sebelumnya, dikarenakan terbatasnya infrastruktur hotel bagi atlet di daerah tersebut.
 
Ditemui di KONI Bali, Suwandi mengatakan beberapa waktu lalu KONI Pusat menggelar rapat anggota yang dihadiri seluruh utusan KONI seluruh Indonesia. Selain dibahas kuota atlet, juga disampaikan tanggal gelaran event itu, yakni sekitar akhir Oktober sampai awal November.
 
“Saya beberapa waktu lalu hadir di Rapat Anggota KONI di Jakarta. Ya, jumlah itu (7.157 atlet) sudah dipaparkan melalui presentasi Ketua DPRD Papua, Yunus dalam rapat waktu itu. Banyak presentasi lainnya yang diuraikannya,” tutur Ketut Suwandi, Senin (6/5).
 
Dijelaskan mantan Ketua KONI Badung itu, dari total kuota atlet tersebut berasal dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.  Mereka menurut Suwandi bakal berlaga di 47 cabang olahraga (cabor) dengan jumlah total 768 nomor yang pertandingkan.
 
“Jumlah total semua orang yang terlibat, baik itu atlet, ofisial atau lainnya diperkirakan pihak Papua yakni 23.136 orang. Sedangkan di Papua nanti ada 4 kabupaten dan kota yang menjadi tempat pertandingan yakni Jayapura, Biak, Mimika dan Merauke,” tambah Suwandi.
 
Pria yang menjabat dua periode sebagai Ketua Umum di KONI Bali itu juga menguraikan, jika pihak tuan rumah juga menjelaskan soal kesiapan venue. Eksistensi venue sendiri dibagi dua, yakni dari bantuan APBD maupun APBN.
 
“Untuk venue yang dibiayai APBD bakal tuntas pada Desember atau tahun ini. Sedangkan untuk venue yang dibiayai APBN selesai pada tahun depan. Sementara untuk transportasi di tempat pertandingan, Yunus menyampaikan jika disiapkan gratis untuk lokalan di empat kota dan kabupaten yang menjadi tempat pertandingan,” imbuh Suwandi.
 
Suwandi hanya berharap besar jika apa yang dipaparkan tuan rumah Papua itu benar-benar dengan kondisi dan sesuai dengan persiapan matang yang dilakukannya. “Harapan kami semuanya bisa berjalan sesuai rencana tuan rumah sendiri, sehingga semuanya juga sesuai dengan persiapan provinsi peserta nantinya,” tukas Suwandi.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.