Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jumlah Nomor Pertandingan Sudah Final

Bali Tribune/ RAKOR – KONI Bali bersama panitia Porprov Bali XIV/2019 menggelar rapat koordinasi yang memutuskan tidak ada penambahan nomor pertandingan.
balitribune.co.id | Denpasar - Tuan rumah Porprov Bali XIV/2019 Tabanan sudah mengunci jumlah nomor yang dipertandingkan di event dua tahunan skala Bali itu. Sehingga cabor-cabor yang berkeinginan menambah nomor pertandingan seperti di PON, dipastikan tidak diakomodasi.
 
Ketua KONI Tabanan yang juga Panitia Daerah Porprov Bali XIV/2019, Dewa Gede Ary Wirawan mengakui pihaknya banyak mendapat usulan dan masukan dari cabor-cabor, yang ingin nomor pertandingannya ditambah dan disesuaikan dengan PON XX/2020 Papua.
 
“Kami putuskan tidak ada penambahan nomor, jadi nomor-nomor yang dipertandingkan pada masing-masing cabang olahraga jumlahnya sama dengan hasil kesepakatan saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Bali, belum lama ini,” ujar Dewa Ary Wirawan, usai rapat koordinasi dengan KONI Bali di Kantor KONI Bali, Jumat (5/4).
 
Ditanya apakah lantaran kucuran dana dari KONI Bali tidak sesuai yang diharapkan sehingga keinginan sejumlah cabor menambah nomor pertandingan tidak dikabulkan, Ary Wirawan mengatakan tidak ada kaitannya jumlah nomor pertandingan dengan anggaran yang akan digelontorkan KONI Bali untuk gelaran Porprov Bali XIV tersebut.
 
“Jadi tidak adanya penambahan nomor pertandingan bukan karena dana, tetapi kami ingin konsisten dengan hasil kesepakatan saat RAT KONI Bali yang dihadiri seluruh pengprov cabor dan KONI Kabupaten dan Kota se-Bali,” ketusnya.
 
Seperti diketahui, KONI Bali untuk gelaran Porprov Bali di Tabanan nanti mengalokasikan anggaran hanya Rp 4,5 miliar. Dibanding dengan gelaran Porprov Bali XIII/2017 Gianyar, alokasi untuk Tabanan tersebut sangat kecil. Sebab, saat Porprov Bali di Gianyar, KONI Bali menggelontorkan dana senilai Rp 6,5 miliar.
 
Sementara Sekum KONI Bali, IGN Oka Darmawan mengatakan, rapat koordinasi antara panitia porprov dengan KONI Bali itu untuk finalisasi jumlah cabor dan nomor pertandingan. Selain itu, lanjut Oka Darmawan, juga dievaluasi tentang kesiapan venue dan kelengkapan lainnya.
 
“Khusus untuk nomor pertandingan dan cabor, diputuskan mengacu pada hasil Rapat Anggota Tahunan KONI Bali belum lama ini, karena saat RAT itu sudah diputuskan, jadi sesuai dengan hasil RAT,” ujar Oka Darmawan.
 
Sebelumnya, sejumlah cabor, seperti balap motor dan gateball menginginkan adanya penambahan nomor sesuai dengan yang dipertandingkan di PON Papua mendatang. Gateball di PON Papua mempertandingkan lima nomor sedangkan di Porprov Bali hanya tiga nomor.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.