Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kantor Ketahanan Pangan Karangasem Gembleng 10 KWT dan Sekolah Kembangkan RPL

KWT
PELATIHAN - Anggota KWT tengah serius mengikuti pelatihan pembuatan kompos di Kantor Ketahanan Pangan Karangasem.

Amlapura, Bali Tribune

Berbagai upaya dan trobosan dilakukan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Karangasem untuk mengatasi krisis pangan utamanya saat memasuki musim kemarau panjang yang terjadi saat ini, di antaranya dengan pemberdayaan dan pengembangan Rumah Pangan Lestari (RPL) memalui penerapan teknologi pertanian tepat guna Drift System dan pertanian terintegrasi dengan perikanan yang terbukti cocok dikembangkan di Karangasem yang 82 persennya adalah lahan kering.

RPL yang menerapkan sistem ini sudah berhasil dan bahkan saat ini sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) di Karangasem yang menjadi binaan Kantor Ketahanan Pangan sudah berhasil mengolah dan menjual hasil tanaman pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah mereka yang sempit sehingga bisa memberikan nilai ekonomis selain untuk memenuhi ketersediaan pangan keluarga meraka.

“Beberapa KWT binaan kami banyak yang sudah berhasil dan bahkan mereka sudah bisa menjual makanan olahan dari tanaman pangan yang mereka kembangkan di pekarangan rumah mereka,” kata Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab. Karangasem Ir. Putu Suta Antara didampingi Kasi Ketersediaan Pangan Catur Bagyo, Selasa (17/5).

Saat ini pihaknya tengah seriusi pengembangan RPL dengan membina KWT baru, tahun 2016 ini ada 10 kelompok yang dibina dan diberikan berbagai pelatihan, tiga di antaranya dari sekolah yakni Mts Negeri Amlapura, MIN Bungaya, SD 6 Karangasem, dan SD 1 Duda Utara; sedangkan untuk KWT di antaranya KWT Taman Asri, Subagan, KWT Karya Mandiri, Perumnas Paye, KWT Pala Werdi Lestari Desa Ababi, Abang, KWT Karang Amerta, Duda Utara, Selat, KWT Bukit Catu Bersemi, Antiga Kelod, Manggis, dan KWT Timbul Sari, Desa Sengkidu, Manggis.

“Kelompok baru itu kemarin sudah mengikuti pelatihan di Kantor Ketahanan Pangan tentang teknik instalasi yang diakarkan dipelatihan, pembuatan kompos, pembuatan insektisida alami, budidaya lele dan tanaman hortikultura,” jelas Suta Antara.

Sejauh ini kata dia, perkembangan RPL milik KWT baru cukup bagus, untuk itu pihaknya akan terus memantau termasuk memberikan pendampingan setiap bulannya. “Sebelumnya mereka kami kasih bibit tanaman, bibit ikan dan pakannya, batako, Polybag, pupuk, sekam dan bantuan Paranet,” sebutnya. Dan kesulitan yang biasa dialami oleh KWT adalah masalah ketersediaan air, sehingga diterapkan sistim pertanian terintegrasi dengan perikanan.

Menurutnya KWT yang sudah berhasil cukup banyak diantaranya KWT Sari Tani, Desa Tumbu, Karangasem dengan hasil olahan lele yang dijual ke pusat oleh-oleh di Denpasar, KWT Putri Mandiri dengan olahan kue yang masuk ke pusat oleh-oleh di Bali serta KWT Mekar Sari, Subagan yang berhasil mensuplai ikan lele hasil budidaya mereka kesejumlah supermarket dan pedagang makanan di Bali.

wartawan
redaksi
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.