Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kapendam: TMMD Tingkatkan Akselerasi Kegiatan Pembangunan di Pedesaan

Bali Tribune/ Kolonel Kav Jonny Harianto G
Balitribune.co.id | Denpasar - Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G,  menjelaskan, salah satu tujuan digelarnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) secara berkala dan berkelanjutan adalah untuk meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana alam.
 
"Dalam pelaksanaannya, secara keseluruhan TMMD terbagi menjadi 2 kegiatan, yaitu kegiatan fisik dan nonfisik," kata Kapendam di Makodam IX/Udayana, Denpasar, Rabu (27/5), seraya menuturkan bahwa kegiatan TMMD ke-108/TA 2020 direncanakan bakal dibuka secara serentak pada Sabtu (30/5) mendatang, sedangkan kegiatan Pra TMMD telah dikerjakan sejak beberapa hari lalu.
 
Dihadapkan dengan sasaran fisik yang ditetapkan dalam waktu relatif singkat dan dengan pertimbangan medan yang cukup sulit, pengerjaan awal program TMMD ke-108 TA 2020 ini perlu dilakukan, agar dapat tercapai sesuai rencana yang telah ditentukan.
 
Program TMMD kata Kapendam, adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan departemen, lembaga pemerintah nondepartemen dan pemerintah daerah, serta komponen bangsa lainnya yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat.
 
"Di wilayah Kodam IX/Udayana, kegiatan TMMD ke-108 TA 2020 bakal dilaksanakan di empat kabupaten. Untuk wilayah Korem 161/Wira Sakti Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilakukan di Kabupaten Kupang dan Ende. Di wilayah Korem 162/Wira Bhakti Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dipusatkan di Kabupaten Sumbawa Barat, sedangkan di wilayah Korem 163/Wira Satya Provinsi Bali digelar di Kabupaten Gianyar," jelas Kapendam.
 
Pada kegiatan fisik TMMD dilakukan rehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak akibat faktor umur maupun bencana alam, meningkatkan sarana prasarana wilayah yang berada di pedesaan berupa infrastruktur, fasilitas umum dan sosial.
 
Sedangkan pada kegiatan nonfisik dilaksanakan melalui sosialisasi dan penyuluhan guna meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat, kesadaran bela negara, penegakan hukum, disiplin nasional, dan pengetahuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan, seperti kesehatan, pertanian, dan peternakan serta perikanan.
 
"Tentunya semua berharap, wabah Covid-19 ini tidak menghalangi semangat personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan sasaran TMMD, juga tidak melupakan perintah dari Komando Atas untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan sosial distancing dan memakai masker pada saat bekerja," ujar Kapendam. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Nyabit di Kebun, Made Rinun Ditemukan Tewas di Jurang

balitribune.co.id | Mangupura - Nasib tragis dialami Ni Made Rinun (56). Perempuan paruh baya ini ditemukan tewas di dasar jurang di kebunnya di Banjar Teba Jero, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (25/8).

Jenazah korban ditemukan di jurang sedalam 30 meter. Kuat dugaan korban terjatuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perdalam Pemahaman Pola Asuh Adaptif, Rasniathi Adi Arnawa Buka Sosialisasi PAAREDI

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka secara resmi Sosialisasi PAAREDI (Pola Asuh Anak di Era Digital), bertempat di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Rabu (27/8).

Baca Selengkapnya icon click

49,57 Hektar Sawah Gagal Panen, Pemkab Badung Bakal Tempuh Jalur Niskala “Ngaben Bikul” Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Serangan hama tikus membuat para petani di Kabupaten Badung merana. Bagaimana tidak? Dari 9 ribu hektar lebih sawah yang ada di Gumi Keris, tercatat sudah ada 49,57 hektar sawah yang diserang “jero ketut” atau tikus.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lahan Diserobot, Pemilik Lapor Polisi

balitribune.co.id | Singaraja - Pemilik lahan berlokasi di Banjar Dinas Pamesan Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, melaporkan kasus dugaan penyerobotan lahan ke Polres Buleleng. Lahan tersebut diduga diserobot oleh Ketut Wijana Putra (71) warga Banjar Dinas Pamesan Desa Lokapaksa. Isi lahan berupa tanah dan bebatuan di ekspolitasi kemudian diperjual belikan oleh pelaku.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.