Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kapolresta Denpasar Akan Tindak Tegas Korupsi BLT

Bali Tribune/ Foto Bersama
Balitribune.co.id | Denpasar - Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Panjaitan, SIK, MH silaturahmi ke Desa Adat Renon di Jalan Tukad Badung Denpasar Selatan, Sabtu (9/5). Kunjungan ini sebagai upaya mejaga keamanan wilayah tetap kondusif dengan adanya kedatangan PMI (Pekerja Migran Indonesia) di tengah pandemic virus Covid-19 di wilayah Renon. Saat ini ada 46 orang PMI dan ABK yang dalam pengawasan satgas penanganan Covid 19 Renon.
 
Jansen Panjaitan memberikan apresiasi kepada Bendesa Adat dan warga Renon yang sudah menerima dengan baik keberadaan para PMI di wilayahnya tanpa ada penolakan seperti diwilayah lain. Satgas penanganan Covid-19 juga sudah berupaya bekerja dengan maksimal. Mantan Wakapolres Badung ini juga menyampaikan adanya bantuan dari pemerintah berupa BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang dalam waktu dekat akan disalurkan kepada warga terdampak Covid-19. Polresta Denpasar akan melakukan pengawasan penyaluran bantuan tersebut dan apabila ditemukan ada pelanggaran akan dikenakan sanksi hukum.
 
“Terkait BLT yang akan disalurkan pemerintah, kami akan lakukan pengawasan dan apabila ada yang korupsi dalam situasi darurat hukumannya adalah hukuman mati. Ini harus kita ingatkan kepada masyarakat, baik yang menerima maupun pelaksana,”ungkapnya. 
 
Dikatakannya, dalam situasi sekarang Polresta Denpasar dan jajaranya akan terus meningkatkaan kegiatan rutin, terutama patroli dan polisi tidak segan akan memberikan tindakan tegas bagi para pelaku kejahatan saat pandemi seperti saat ini. "Kami harap masyarakat memberi dukungan dengan langkah kami tegas terhadap para pelaku kejahatan agar situasi keamanan wilayah kita tetap kondusif,” ujarnya.
 
Bendesa Adat Renon I Made Sutama menyampaikan, sampai saat ini wilayahnya sangat terbuka dalam menerima kedatangan PMI. Penerimaan sudah sesuai dengan protap pemerintah dalam penanganan Covid -19 dengan bekerjasama dengan aparat keamanan, khususnya Polsek Denpasar selatan yang sudah berjalan dengan baik. Sampai saat ini memang masih terdapat beberapa masalah, seperti keberadaan warga luar yang mencari nafkah di wilayah Renon. "Agar tidak menimbulkan keresahan, Satgas Gotong Royong terus memberikan edukasi sesuai dengan imbauan pemerintah di tengah wabah Corona," katanya.
wartawan
Bernard MB
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.