Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karya di Pura Pucak Pemarisuda dan Pura Subak Desa Adat Tiyingan Plaga, Bupati Giri Prasta Ajak Warga Mengutamakan Persatuan

Bali Tribune/ KARYA - Bupati Giri Prasta saat menghadiri Karya Mejabe Jero, Rsi Gana Medasar Caru Manca Sata Ngenteg Linggih lan Mendem Pedagingan Pura Pucak Pemarisuda dan Pura Subak Desa Adat Tiyingan Plaga.
balitribune.co.id | Mangupura - Pura sebagai tempat untuk memantapkan dan meningkatkan sradha dan bakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, juga merupakan tempat untuk menyatukan umat Hindu yang ada di suatu wilayah yang terdiri dari berbagai macam kalangan. Mengingat pentingnya keberadaan pura dalam kehidupan sosial religius masyarakat. 
 
Maka Pemda Badung memberikan perhatian yang besar dalam hal pelestarian keberadaan pura maupun dalam hal yang berkaitan dengan tata pelaksanaan upacara yadnya. Seperti yang terlihat pada Rabu (8/1) Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Mejabe Jero, Rsi Gana Medasar Caru Manca Sata Ngenteg Linggih lan Mendem Pedagingan Pura Pucak Pemarisuda dan Pura Subak Desa Adat Tiyingan Plaga.
 
Upacara ini diselenggarakan setelah tuntasnya serangkaian pembangunan fisik yang ada di pura tersebut. Yang meliputi pelinggih gedong, tembok penyengker, senderan bale baris, pewaregan, bale kulkul serta penataan halaman pura subak Wana Sari. Yang dananya bersumber dari dana hibah Pemda Badung tahun 2019 sebesar Rp 3 M.
 
Menurut penjelasan I Wayan Windra selaku Kelian adat banjar tiyingan, Upacara  Karya Mejabe Jero, Rsi Gana Medasar Caru Manca Sata Ngenteg Linggih lan Mendem Pedagingan Pura Pucak Pemarisuda dan Pura Subak Desa Adat Tiyingan menghabiskan dana sebesar 315 juta rupiah yang semuanya bersumber dari dana urunan masyarakat. 
 
Rangkaian pelaksanaannya diawali dengan upacara nanceb Surya pada tanggal 24/12, dilanjutkan dengan upacara mecaru Manca Kelud dan Rsi Gana pada tanggal 5/1. Serta Melaspas Wewangunan lan Mendem Pedagingan tanggal 8/1 yang dipuput oleh Ida Pedanda Grya Prabu dari Denkayu Mengwi. 
 
"Dimana puncak karya Ngenteg Linggih dan Mendem Pedagingan akan kami selenggarakan pada tanggal 10/1 mendatang," imbuhnya.
 
Sementara itu Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengajak warga tiyingan untuk senantiasa mengutamakan persatuan agar segala kegiatan yang direncanakan bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Masyarakat diminta selalu berpegang teguh pada konsep Tri Hita Karana demi terciptanya kehidupan yang harmonis damai dan selaras. 
 
"Kami selaku pimpinan pemerintah Kabupaten Badung sudah mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana ke dalam program nyata untuk menciptakan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat. Dalam konteks hubungan manusia dengan Tuhan pemerintah Kabupaten Badung selalu mensupport kegiatan di bidang keagamaan, dalam konteks hubungan manusia dengan manusia Pemerintah Kabupaten Badung menyelenggarakan program pendidikan dan kesehatan gratis untuk semua lapisan masyarakat. Dan dalam konteks hubungan manusia dengan lingkungan kami juga sudah menggiatkan program gertak guna menciptakan lingkungan yang sehat bersih serta lestari," papar Giri Prasta. 
 
Pada acara tersebut Bupati Giri Prasta juga berkesempatan ngaturang ayah mendem Pedagingan di pelinggih utama di Pura Pucak Pemarisuda.
 
Acara tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Badung IGN  Lanang Umbara, Penglingsir Puri Petang, Camat Petang, Kapolsek Petang, Danramil Petang serta PJ Perbekel Desa Plaga.
wartawan
I Made Darna
Category

Logo Baru Honda Fans Bali, Padukan Spirit Jalak Bali dan Energi Modern Gen Z

balitribune.co.id | Denpasar – Honda Fans Bali, komunitas resmi pecinta sepeda motor Honda di bawah naungan Astra Motor Honda Bali, resmi meluncurkan identitas visual terbaru sebagai bagian dari penguatan arah strategis komunitas ke depan. Mengusung semangat “Terbang Tinggi, Melaju Bersama”, identitas ini merefleksikan komitmen Honda Fans Bali dalam menyatukan nilai budaya lokal dengan semangat modern generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.