Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Bayi Dibuang, LSM KoMPAK Desak Polisi Usut Keterlibatan Ayah Biologis Bayi

Bali Tribune/ MENGHADAP - Pengurus LSM KoMPAK menghadap Kasat Reskrim Polres Buleleng untuk mengusut keterbatan ayah biologis bayi yang dibuang ibunya.



balitribune.co.id | Singaraja  - Setelah polisi berhasil menangkap RS, pembuang bayi yang diketemukan tanpa tangan dan dalam kondisi meninggal di wilayah Dusun Munduk Tengah, Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Kamis (3/6/2021), sebuah LSM yang menamakan diri Komunitas Masyarakat Untuk Penegakan Hukum dan Keadilan (KoMPAK) mendesak polisi agar mengusut ayah biologis bayi tersebut.
 
LSM KoMPAK mendesak Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng mengusut tuntas pelaku lain yang dianggap terlibat dalam kasus tersebut. Desakan itu menyusul sejumlah pengurus LSM KoMPAK mendatangi Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Yogie Pramagita, Selasa (8/6/2021).
 
Ketua LSM KoMPAK Nyoman Angga Saputra Tusan mengatakan, dalam penanganan kasus ini, polisi diminta tidak hanya fokus pada pemeriksaan terhadap tersangka RS. Namun juga mengusut pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini, terutama ayah biologis bayi tersebut. Angga juga mengaku, mengapresiasi kerja polisi yang telah bekerja keras dalam mengungkap kasus penemuan jazad bayi tanpa tangan di Desa Tista.  
 
"Kami kira tidak hanya berhenti pada penetapan tersangka RS, tapi harus dilakukan penyelidikan siapa saja yang terlibat, termasuk dilakukan investigasi atas keterlibatan ayah biologis bayi. Dia juga harus ikut bertanggungjawab," tegas Angga. 
 
Menurut Angga, pelaku RS (Rika Silvia), membuang jazad bayinya pasti bukan tanpa sebab. Terlebih Rika Silvia hamil diluar nikah hingga nekat membuang bayi yang disebut-sebut bayi itu telah meninggal saat dilahirkan.
 
Kepada khalayak ramai Angga meminta untuk tidak  menghakimi Rika Silvia sebagi ibu pembuang bayi menjadi pihak yang paling bersalah.Menurutnya, ada  ayah biologis bayi yang mestinya ikut bertanggung jawab. "RS selaku ibu dari bayi tidak sepenuhnya bersalah. Hemat kami yang bersangkutan tidak mungkin melakukan tindakan ini jika laki-laki yang seharusnya bertanggungjawab sebagai ayah bayi mau bertanggungjawab," kata Angga.
 
Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya memberikan apresiasi atas perhatian generasi muda yang tergabung dalam LSM KoMPAK, yang ikut peduli atas kasus yang sedang ditangani kepolisian.
 Menurutnya,kasus itu masih dalam proses pengembangan. Tapi sejauh ini, tersangka masih belum terbuka soal identitas ayah biologis bayi itu. "Tersangka masih trauma. Kami juga masih menunggu hasil visum, termasuk juga akan melakukan test DNA," tandas Iptu Sumarjaya. 
wartawan
CHA
Category

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.