Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Covid-19 Capai Angka Terendah

Bali Tribune/ Ketut Suwarmawan, S.STP., MM.

balitribune.co.id | Singaraja, - Kerja keras Satgas Covid-19 Buleleng dalam membendung penyebaran virus corona atau Covid-19 telah membuahkan hasil sangat signifikan. Hingga Selasa (23/11/21) tak ditemukan kasus baru terkonfirmasi. Bahkan jika sebelumnya kasus dalam perawatan masih ada 3 orang hanya tinggal 1 orang setelah 2 lainnya dinyatakan negative.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Ketut Suwarmawan, S.STP., MM mengatakan, jumlah pasien yang masih menjalani perawatan tersisa 1 orang. “Perkembangan Covid-19 di Buleleng masih melandai, tidak ada kasus konfirmasi baru yang masuk hari ini. Begitu pula kasus meninggal juga nihil,” ungkapnya.

Atas perkembanagan itu Suwarmawan mengungkap, jumlah kumulatif kasus konfirmasi Buleleng menjadi 10.451 orang, dengan rincian:  sembuh kumulatif sebanyak 9.913 orang, meninggal 537 orang, dan dalam perawatan 1 orang.

Suwarmawan mengatakan, di tengah menurunnya angka Covid-19 itu ia berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan Prokes untuk menekan penyebaran Covid-19, termasuk didalamnya keikutsertaan dalam vaksinasi. “Kami sangat mengharapkan disiplin masyarakat tetap tinggi dalam menerapkan Prokes di segala kegiatan. Semoga dengan demikian kondisi pandemi yang selama ini melanda Buleleng cepat terlewati,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.