Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Positif Covid-19 Denpasar Bertambah 30 Orang, GTPP Minta Waspadai Penularan Internal Keluarga

Bali Tribune / Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
balitribune.co.id | Denpasar - Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali melonjak. Pada Minggu (28/6) tercatat penambahan yang signifikan sebanyak 30 orang. Dari jumlah tersebut diketahui 7 orang merupakan OTG yang dinyatakan positif dan 23 lainya merupakan kasus baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah. Selain itu, dihari yang sama tercatat 1 orang meninggal dunia. Sementara 3 orang juga sembuh setelah menjalani perawatan medis. 
 
Adapun rincian data tambahan kasus positif covid-19 yakni di Desa Dauh Puri Kaja dua orang perempuan usia 13 dan 39 tahun serta seorang laki-laki usia 45 tahun, Desa Pemecutan Kaja empat orang perempuan usia 30, 13, 36 dan 19 tahun serta dua orang laki-laki usia 6 dan 60 tahun.
 
Desa Pemecutan Kelod  seorang laki-laki usia 38 tahun, Kelurahan Sesetan seorang perempuan usia 25 tahun, Kelurahan Ubung seorang perempuan usia -, Desa Ubung Kaja seorang laki-laki usia 4 tahun, Desa Dauh Puri Kangin tiga orang perempuan usia 55, 54, dan 45 tahun serta seorang laki-laki usia 7 tahun.
 
Kelurahan Peguyangan seorang laki-laki usia 55 tahunz Desa Pemogan dua orang perempuan usia 54 dan 53 tahun, Desa Dangin Puri Kauh seorang laki-laki usia 33 tahun, Kelurahan Dangin Puri seorang perempuan usia 26 tahun, Kelurahan Padangsambian seorang perempuan usia 16 dan 46 tahun.
 
Selanjutnya Desa Tegal Kertha tiga orang laki-laki usia 14, 45, dan 34 tahun serta seorang perempuan usia 66 tahun, Desa Padangsambian Kaja seorang perempuan usia 33 tahun, Desa Dangin Puri Kangin seorang perempuan usia 34 tahun.
 
Sementara kasus sembuh yakni Desa Dauh Puri Kaja dua orang perempuan usia 13 dan 39 tahun, Kelurahan Padangsambian seorang perempuan usia 46 tahun. Terkait kasus meninggal dunia yakni Desa Pemogan seorang perempuan usia 53 tahun. 
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Minggu (28/6) menjelaskan bahwa perkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali melonjak. Dimana, selain kasus baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah, penyebaran di klaster keluarga dalam satu rumah juga menjadi catatan penting. Sehingga diperlukan penerapan protokol kesehatan yang lebih disiplin di dalam keluarga, terlebih bagi mereka yang anggota keluarganya memiliki mobilitas di luar rumah yang tinggi. "Satu orang pasien PDP meninggal dunia, 3 pasien sembuh, dan pasien positif Covid-19 kembali bertambah sebanyak 30 orang.  Selain kasus positif akibat perjalanan dalam daerah, penyebaran Covid-19 di internal keluarga juga harus diwaspadai, hal ini terbukti dengan jumlah OTG hasil tracing yang didominasi keluarga, ini menjadi peringatan, harus lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan di keluarga dan masyarakat," terangnya
 
Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa jika melihat dari data kasus Covid-19 Kota Denpasar saat ini memang perkembangan kasus positif baru di internal keluarga terus terjadi, namun pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah juga masih ditemukan. "Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar," ujarnya.
 
Melihat perkembangan kasus  ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu  tetap meningkatkan kewaspadaan. 
 
Secara kumulatif Dewa Rai menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 510 kasus positif. Rinciannya adalah 186 sembuh, 8 orang meninggal dunia, dan 316 orang masih dalam perawatan.
 
Sementara keberadaan  Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracing GTPP secara kumulatif sebanyak 1.642 kasus, namun  dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 573, sehingga tersisa 1.069 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 328 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 277, sehingga masih tersisa 51 ODP. 
 
Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 120 kasus, namun 47 orang sudah  dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 73 yang berstatus PDP.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Merdeka Tanpa Narkoba, Pagelaran Seni dan Pengukuhan Duta Bersinar Kecamatan Kuta Utara

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung menggandeng Komunitas Nak Muda Berkarya menggelar acara bertajuk “Merdeka Tanpa Narkoba”. Kegiatan yang memadukan pagelaran seni dengan peluncuran serta pengukuhan program Duta Bersinar (Bersih Narkoba) Kecamatan Kuta Utara ini berlangsung di Mie Kober Dalung, Kuta Utara, Kamis (27/8/2026). Aksi nyata ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.