Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kawal Distribusi Energi Selama Nataru, Pertamina Prediksi Konsumsi LPG di Bali Naik 4%

Bali Tribune / LPG - Pertamina pastikan pasokan LPG saat Nataru 2021

balitribune.co.id | Denpasar – PT Pertamina (Persero) Marketing Region Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) sejak tanggal 7 Desember kembali membentuk Tim Satuan Tugas pemantauan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG). Hal ini guna memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM dan LPG aman selama periode Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Executive General Manager Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, C.D. Sasongko saat tatap muka secara virtual dengan awak media, Senin (21/12) menyampaikan upaya ini dilakukan mengingat kebutuhan masyarakat akan BBM dan LPG pada periode tersebut berdasarkan tren setiap tahunnya cenderung meningkat. Satgas Nataru ini akan memastikan pelayanan maksimal dalam mengoordinir, memantau kelancaran penyaluran BBM dan LPG. "Pasokan BBM dan LPG hingga saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat," katanya.

Seperti Nataru sebelumnya, pihaknya mengantisipasi peningkatan permintaan BBM dan LPG. Jika diperlukan, penyaluran BBM maupun LPG akan ditambah sesuai dengan perkiraan kebutuhan yang sudah diperhitungkan. Sementara untuk produk subsidi dan penugasan dari pemerintah tentunya akan disesuaikan dengan kuota yang sudah ditetapkan.

Selama masa Satgas Nataru 2020-2021, konsumsi BBM jenis Gasoline (Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Premium) diprediksi mengalami peningkatan sebesar 5,1 persen dibandingkan dengan konsumsi harian normal sebelum masa satgas, yaitu dari 16.982 Kilo Liter (KL) menjadi 17.850 KL. Sementara untuk konsumsi BBM jenis Gasoil (Dex, Dexlite, Biosolar) diprediksi mengalami penurunan sebesar 4,1 persen dari konsumsi harian normal, yaitu dari 7.520 KL menjadi 7.210 KL.

Lebih lanjut dia menyebutkan, konsumsi harian LPG 3 Kg Bersubsidi, di wilayah Provinsi Jawa Timur pada periode tersebut diperkirakan meningkat sebanyak 6%, dari 4.110 Metrik Ton (MT) menjadi 4.360 MT. Di wilayah Bali, konsumsi LPG 3 Kg Bersubsidi diperkirakan akan bertambah sebanyak 4%, dari 630 MT menjadi sebanyak 660 MT. Demikian halnya diperkirakan untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), konsumsi harian LPG 3 Kg Bersubsidi akan meningkat sebanyak 9%, dari 350 MT menjadi 380 MT.

Sementara untuk produk LPG BrightGas Non Subsidi secara total di wilayah Jatimbalinus diprediksi mengalami peningkatan sebesar 10% dibandingkan dengan rata-rata konsumsi harian normal sebelum masa Satgas Natal Tahun Baru 2020-2021, yaitu dari 240 MT menjadi 260 MT per harinya.

Peningkatan ini karena mulai kembali marak aktivitas ekonomi masyarakat, usaha kecil dan menengah (UKM), pusat perbelanjaan yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Disamping itu juga mulai ramainya aktivitas persiapan masyarakat jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru menjadi pendorong utama naiknya konsumsi BBM jenis Gasoline dan konsumsi LPG sektor rumahtangga. 

"Kondisi ini sudah kami antisipasi, karenanya saat ini kami telah menyiapkan proyeksi penyaluran fakultatif terutama wilayah yang menjadi tujuan mudik dan tujuan wisata untuk disalurkan menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021," tambah Sasongko.

Selain memperkirakan peningkatan kebutuhan energi pada periode Satgas Nataru, Pertamina juga menyiagakan 1.386 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh wilayah Jatimbalinus. Dengan tambahan sarana pelayanan berupa 4 titik Kiosk Pertamax dan Pertamina Dex kemasan, 4 titik Kiosk Modular di Rest Area yang tidak terdapat SPBU, 62 titik Pertamina Delivery Service (PDS) yang disebar di seluruh wilayah dan exit tol, serta 16 SPBU kantong yang standby untuk mengirim produk BBM dalam waktu singkat. 

Dalam pelayanan kebutuhan LPG pada masa Satgas Nataru di wilayah Jatimbalinus, Pertamina menyiagakan sebanyak 501 titik agen dan 5.079 titik pangkalan LPG 3 Kg, yang akan tetap buka dan melayani masyarakat di hari libur. Ditambah dengan 100 agen dan 1.178 pangkalan LPG BrightGas yang juga disiagakan memenuhi kebutuhan energi masyarakat. 

Pertamina juga senantiasa berupaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan di lingkungan fasilitas operasional SPBU, agen dan pangkalan LPG. Pertamina juga mengimbau kepada seluruh pelanggan setia untuk memilih bertransaksi secara contactless payment melalui aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh melalui apple store atau google playstore.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.