Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kawasan Kuta Selatan Habis Wilayah Pantai Dikuasi Hotel

Pantai
Bali Tribune

Kuta Selatan, Bali Tribune

Sikap kurang tegasnya aturan yang dibuat oleh pemerintah di Kabupaten Badung membuat sejumlah investor terkesan cuek dalam memanfaatkan wilayah pantai. Khususnya ini terjadi pada setiap pembangunan hotel di pesisir pantai wilayah Ungasan, Kuta Selatan.

Aktifitas masyarakat sekitar yang semula begitu nyaman menikmati liburan di pantai bersama keluarga, kini sudah mulai risih. Ironisnya lagi ketika desa adat melakukan ritual pemelastian, harus berhadapan dengan sejumlah alat milik hotel yang ditempatkan di pantai.

Sperti halnya hotel Mulia di wilayah pantai Geger, Keminge. Sebelumnya, warga setempat begitu menikmati kebebasan pantai yang penuh dengan tebing karang yang indah. Kini, kawasan pantai ini terkesan dikuasi oleh hotel termegah dan termahal di kawasan Kuta Selatan itu. Belum lagi dengan tanggul Reklamasi yang menjorok ke tengah laut, memcah ombak yang sebelumnya indah bagi para surfer.

Menyikapi ini, Ray Surya Wijaya yang kembali terpilih sebagai Ketua PHRI Badung mempertegas bahwa tidak kesan ingin mengusai dari pihak pemilik hotel terhadap kawasan pantai. Tetapi diharapkan juga olehnya agar aturan yang sudah diperdakan oleh pemerintah jangan coba untuk dilanggar.

“Wilayah pesisir pantai sudah ada aturannya. Itu merupakan fasilitas umum, jadi masyarakat boleh melakukan aktifitas apa saja sepanjang tidak mengganggu ketertiban umum. Jangan pernah merasa takut atau risih jika ingin menikmati pantai, asalkan tidak masuk batas wilayah masuk hotel,” terang Ray, Selasa (11/10).

Dirinya juga meyakinkan tidak ada masalah jika hotel yang membangun di dekat pantai memanfaatkan areal pasir pantai dengan menempatkan payung-payung atau alas untuk jemuran turis.

“Kalau ada warga umum yang menikmati pantai di usir oleh satpam atau petugas, itu tidak bisa dibenarkan. Kalau warga yang datang menikmati pantai kemudia menggunakan sarana hotel yang  ada di pantai, sudah tentu ditegur. Tetapi tidak untuk di usir lho,” tegasnya.

wartawan
Made ari wirasdipta
Category

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banggar DPRD Denpasar dan Pemkot Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat kerja membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat kerja berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ikuti Turnamen Kerti Bali Soccer, SSB Star Kencana Diminta Tak Gentar

balitribune.co.id I Negara - Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana dipercaya membawa nama daerah dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV Tahun 2026 yang mempertemukan tim-tim sepak bola usia dini dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Meski berasal dari wilayah barat Pulau Dewata, semangat para pesepak bola muda Jembrana tidak surut untuk bersaing di level yang lebih bergengsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Kota Fujisawa Jepang

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Baca Selengkapnya icon click

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.