Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kebakaran Lahan Mulai Sering Terjadi di Daerah Tandus Karangasem

Bali Tribune / PEMADAMAN - Petugas pemadam kebakaran Karangasem saat melakukan pemadaman api kebakaran lahan di Banjar Dinas Tigaron, Desa Sukadana, Kubu, Karangasem.

balitribune.co.id | AmlapuraMusim kermarau dan kekeringan yang terjadi di wilayah Kecamatan Kubu, Karangasem, memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah tempat. Di Banjar Dinas Tigaron, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, lahan perkebunan mangga, lontar dan kacang milik warga setempat terbakar pada Sabtu (6/7) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune di lokasi kebakaran lahan menyebutkan, saat itu warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian melihat api sudah membesar dan melalap pohon dan semak kering yang ada di lahan perkebunan tersebut. Namun warga kemudian panik lantaran api semakin cepat merembet karena tiupan angin kencang dan terus mendekati rumah warga.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Kepala Dusun dan ke Babinkamtibmas setempat, yang kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem untuk bantuan pemadaman api. Namun sementara petugas Damkartan Karangasem dalam perjalanan ke lokasi kebakaran, warga juga berusaha menghalau api agar tidak mendekat ke rumah mereka. “Yang terbakar niki lahan perkebunan mangga, kacang dan lontar, ada tanaman ubi juga. Semuanya terbakar, dan lokasinya memang sangat dekat dengan areal rumaah saya dan warga lainnya,” ungkap Made Sosiawan, warga di lokasi kejadian.

Beberapa saat kemudian empat unit mobil pemadam kebakaran Karangasem tiba di lokasi dan langsung bergerak cepat memadamkan api. Hasilnya kurang dari dua jam, petugas Damkartan Karangasem sudah berhasil memadamkan api kebakaran lahan seluas satu hektar lebih, sebelum api tersebut berhasil merembet ke rumah warga.“Kami meluncurkan empat armada Damkar ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan oleh anggota,” tegas Kadis Damkartan Karangasem, I Made Agus Budiasa.

Di tengah musim kemarau dengan kondisi lahan kering dan angin kencang, warga terus dihimbau untuk tidak membakar sampah dan menghindari embersihkan lahan dengan cara membakar karena bisa berakibat fatal.

wartawan
AGS
Category

Tradisi Makepung Lampit, Ritual Kesuburan dan Syukur Petani

balitribune.co.id | Negara - Makepung sebagai salah satu kekayaan budaya di Jembrana. Selain atraksi makepung cikar, Jembrana juga memiliki atraksi makepung lampit. Makepung lampit memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Sebagai warisan budaya tak benda, kini makepung terus dilestarikan di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Konsistensi Kinerja Perbankan Dipastikan Solid Sampai Akhir Tahun 2025

balitribune.co.id | Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan IV-2025 yang menunjukkan optimisme responden bahwa kinerja perbankan akan tetap solid hingga akhir tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Teror Kera Liar di Tenganan, Rusak Kebun Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Amlapura - Populasi kera ekor panjang atau Macaca Fascicularis yang semakin tidak terkendali di wilayah pegunungan Bukit Gumang, Bukit Nyuh Tebel dan Bukit Tenganan saat ini cendrung menjadi hama yang meresahkan petani dan warga utamanya di Desa Tenganan dan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

5 Pelanggaran Lift Kaca di Pantai Kelingking, Gubernur Bali Ambil Tindakan Tegas

balitribune.co.id | Denpasar - Pada Minggu (23/11) Gubernur Bali, Wayan Koster memerintahkan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group sebagai penyelenggara pembangunan lift kaca (Glass Viewing Platform) di Pantai Kelingking, Banjar Karang Dawa Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menghentikan seluruh kegiatan pembangunan lift kaca tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kemendag Fokus Memperbaiki Pemasaran Produk UMKM Hingga Bisa Menembus Pasar Internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Kendati pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia mampu menghasilkan produk berkualitas yang layak dijual di pasar luar negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia mengungkapkan saat ini tantangan terberat para UMKM adalah terkait pemasaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.