Diposting : 14 March 2020 08:10
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / DOMESTIK - Sejumlah penumpang rute domestik yang sesaat setelah mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai sedang mengabadikan gambar di depan terminal kedatangan

balitribune.co.id | Kuta - Kedatangan wisatawan ataupun penumpang domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada periode Maret 2020 mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meningkatnya arus kedatangan domestik di bandara yang berlokasi di Tuban Kabupaten Badung ini ditengarai kebijakan insentif yang diberikan pemerintah kepada maskapai. 

Insentif ini ditujukan agar, maskapai dalam negeri memberikan potongan harga kepada penumpang yang ingin ke Bali dan 9 destinasi lainnya di Indonesia. 

Sehingga, harga tiket pesawat dari sejumlah rute di Tanah Air ke Bali menjadi lebih murah daripada tahun 2019 lalu. Dimana pada tahun lalu harga tiket pesawat rute domestik mengalami kenaikan signifikan. 

Ditengah isu Virus Corona (Covid-19) yang menginfeksi salah seorang warga negara asing hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Sanglah Denpasar pada Rabu 11 Maret 2020 lalu, tampaknya tidak menyurutkan wisatawan Nusantara melakukan perjalanan wisata ke Bali. 

Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim saat dikonfirmasi di bandara setempat, Jumat (13/3) mengatakan, periode 10 hingga 12 Maret 2020, kedatangan penumpang di terminal domestik mengalami pertumbuhan dibandingkan periode tahun lalu.

"Dari tanggal 10 sampai 12 Maret 2020, periode ini mengalami kenaikan di kedatangan domestik," ucapnya. 

Pada periode tersebut rata-rata per hari kedatangan penumpang di terminal domestik mencapai 11 ribu hingga 13 ribu penumpang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan catatan di periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 9 ribu sampai 10 ribu kedatangan penumpang. "Domestik memang phase awal tahun 2019 ada isu kenaikan tiket pesawat yang sangat mahal," cetusnya. 

Arie menambahkan, untuk kedatangan di terminal internasional pada periode itu justru terpantau mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Hal ini terjadi pasca-pemerintah menyampaikan kabar duka meninggalnya pasien yang merupakan WNA positif Covid-19 di Denpasar. "Pasca-warga negara asing yang meninggal di Bali, dari tanggal 10, 11 dan 12  dibandingkan periode yang sama tahun lalu memang ada penurunan hingga 20%. Menjadi rata-rata 10 ribu sampai 11 ribu penumpang per hari di kedatangan internasional," sebutnya. 

Dikatakan Arie, periode tahun lalu kedatangan internasional tercatat rata-rata berkisar 13 ribu sampai 15 ribu penumpang  per hari.