Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kegiatan Pengabdian Skin PPPUD Ristekdikti UNUD

Bali Tribune/Kegiatan Pengabdian Skin PPPUD Ristekdikti UNUD
balitribune.co.id | Gianyar - Kementerian Riset dan Teknologi (KEMENRISTEKDIKTI) melalui Universitas Udayana di Bali setiap tahun selalu mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2019 ini, salah satu kegiatan tersebut berada dalam skema Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) dengan judul “IbPE UMKM Kerajinan Anting dan Liontin Organik Khas Bali dari Limbah Tanduk dan Tulang Hewan di Bali” yang merupakan skim pengabdian usulan tahun 2018 dan dilaksanakan tahun 2019 yang juga merupakan tahun ketiga dari rencana tiga tahun sampai tahun 2019.
Tujuan Kegiatan ini selain menjalankan kewajiban Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat juga melakukan kegiatan nyata dengan melakukan pendampingan UMKM Kerajinan berbahan dasar Limbah Tanduk dan Tulang Hewan yang ada di wilayah Desa Sareseda, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. 
 
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional memiliki peran yang penting dan strategis sesuai konsep NAWA CITA dari Bapak Presiden Joko Widodo. Pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian dari sebagian besar rakyat Indonesia, khususnya dalam hal penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan dan tingkat kemiskinan.
Salah satu jenis UMKM yang paling banyak di wilayah bali adalah industri kerajinan, karena banyak diminati wisatawan asing terutama UMKM yang bergerak di bidang produksi kerajinan anting dan liontin ukiran khas Bali. Dalam kegiatan PPPUD ini yang didampingi adalah mitra UMKM yaitu UMKM Milik Bapak I Wayan Juita Adiputra.
 
Berdasarkan hasil survey dan wawancara, banyak permasalahan yang dihadapi UMKM yang ada di Bali khususnya yang dialami oleh kedua mitra, yang sangat memerlukan solusi atau pendampingan usaha.
Kegiatan PPPUD di tahun ketiga ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu Survey untuk mengetahui kondisi existing mitra, pengenalan dan pendampingan dalam pemanfaatan dan penerapan sarana IT/teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan oleh UMKM sebagai mitra. Serta mengupayakan proses produksi yang memperhatikan keamanan kerja serta mengupayakan perlindungan hukum untuk desain kerajinan. Penerapan aplikasi teknologi yang digunakan adalah teknologi E-Commerce serta e-Katalog dengan menggunakan media internet yang merupakan aplikasi jual beli online berbasis mobile didampingi salah satu dosen Program Studi (Ps) Teknik Informatika Universitas Udayana yaitu Bapak I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan, S.Kom.,M.Kom.
 
Kegiatan yang kedua adalah Pelatihan dan pendampingan Manajemen usaha UMKM dalam hal pengelolaan Usaha UMKM dan keuangan serta aset UMKM dengan mengunakan aplikasi komputer, yang diberikan oleh Ibu Ketut Sutrisna Dewi, S.E.,M.M.,Ak. yang merupakan staf pengajar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Kemudian pelatihan berbantuan alat/komputer serta sejumlah perangkat untuk koneksi internet untuk menunjang proses desain produk kerajinan yang juga dapat dimanfaatkan untuk proses pemasaran produk, pengelolaan cash flow, serta pencarian bahan baku kerajinan.
Serta kegiatan Pendampingan kemampuan manajemen khususnya dalam pemanfaatan media online untuk menunjang kegiatan ekspor yang di dampingi oleh ibu Ketut Sutrisna Dewi, S.E.,M.M.,Ak. yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Diharapkan dengan kegiatan pengabdian PPPUD ini, dapat mendorong produktifitas penjualan produk kerajinan domestik maupun peningkatan nilai ekspor untuk produk unggulan daerah.
wartawan
Redaksi
Category

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Melalui Kegiatan Pengabdian Dosen Universitas Warmadewa

balitribune.co.id | Negara - Dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan dan pengetahuan masyarakat mengenai isu kesehatan yang krusial, Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tentang kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemberdayaan Kader Remaja Melalui Kesehatan dan Gizi: Inisiatif dari Universitas Warmadewa

balitribune.co.id | Gianyar – Dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan remaja, dosen dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat yang fokus pada kader remaja di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati. Acara ini dihadiri oleh 10 kader remaja dan dibuka secara resmi oleh Kelian Desa, I Nyoman Rupadana.

Baca Selengkapnya icon click

Menelaah Status dan Kedudukan Kaling di Jembrana

balitribune.co.id | Panguyuban Kepala Lingkungan Kabupaten Jembrana kini sudah berusia 6 tahun. Keberadaan kepala lingkungan (kaling) di setiap kelurahan bahkan jauh lebih dulu ada dibandingkan paguyubannya. Namun ada hal-hal prinsip yang harus menjadi refleksi bersama dan sudah seharusnya dicari kejelasannya khususnya oleh para kaling maupun paguyubannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.