Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelayakan Angkutan Siswa Diperketat untuk Jalur Tegalalang

Bali Tribune/ata
Armada angkutan siswa

Gianyar | Bali Tribune.co.id - Pelebaran pelayanan angkutan gratis siswa di  Kecamatan Tegalalang, hingga kini masih dalam proses tender.  Namun, untuk pengujian kelayakan armada dipastika diperketat oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Gianyar. Hal tersebut mengingat jalur-jalur sekolah di Tegalalang relatif berisikio. 

Karena itu, Dishub Gianyar juga membuka pintu bagi pemilik angkot di luar Kecamatan Tegalalang untuk menyukseskan program gratis Pemkab Gianyar ini.

Kepala Dishub Gianyar Wayan Arthana, Senin (18/3), mengatakan, menyusul pelayanan angkutan gratis di tiga kecamatan, yakni Blahbatuh, Tampaksiring, dan Gianyar Kota,  tahuan 2019 ini akan menambah pelayanan ke Kecamatan Tegalalang.  Hingga saat ini masih dalam proses tender.  Disebutkan, ada sekitar 34 angkutan umum yang dibutuhkan untuk Tegalalang. Kata dia, angkot yang beroperasi di sana, tak hanya milik warga Tegalalang saja. Sebab selain keterbatasan armada, pihaknya juga akan melakukan seleksi kelayakan relatif ketat. Sebab medan jalan di Tegalalang berisiko, yakni terdapat banyak jalan terjal yang di sampingnya jurang.  “Melihat jalurnya yang berbahaya, pengujian kelayakan dalam proses seleksi kami perketat. Kami wajib mengantisipasi untuk menjamin keselamatan para siswa penumpang angkot,” ujarnya.

Lanjutnya, angkutan siswa gratis ini tidak hanya beroperasi di jalan besar. Tetapi mereka wajib menjemput para siswa ke desa-desa.  Karena saat  ini banyak siswa yang pergi ke sekolah dengan cara antar jemput, bahkan banyak yang meski masih SMP bawa motor sendiri. “Kondisi ini terjadi lantaran  tidak ada angkuan yang masuk ke desanya. Tapi, dengan program ini, setiap angkot wajib masuk ke desa-desa,” ujarnya.

Terkait besaran ongkos untuk sopir angkot, Arthana mengatakan masih tetap seperti tahun sebelumnya. Setiap sopir diberikan jarak tempuh 30 kilometer (km) per hari. Setiap satu kilometer, dibayar Rp 5.000. “Ongkosnya masih sama seperti sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, program angkutan gratis di kecamatan lainnya, seperti Sukawati, Ubud, dan Payangan, masih menunggu tahun anggaran berikutnya. Sebab kebutuhan angkutan gratis di tiga kecamatan ini tak terlalu mendesak.  Terlebih, lokasi sekolah-sekolahnya berdekatan dengan perkampungan warga. Tapi, pihaknya menegaskan akan tetap berupaya melayani, namun menuggu tahun anggaran berikutnya,” ucapnya.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Gianyar I Wayan Ari Semadi sebelumnya mengatakan pihaknya sudah sangat siap dalam menyukseskan program ini. Disebutkan, Semua pemilik angkot sudah menyiapkan segala kebutuhan, baik itu memperbaiki kendaraan dan sebagainya. ata

wartawan
habit
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.