Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelelahan, Anggota KPPS Manggis Meninggal Dunia

Bali Tribune/Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana saat melayat ke rumah duka.

balitribune.co.id | AmlapuraDiduga karena mengalami kelelahan setelah menjalankan tugas hingga Pemilu selesai, I Nengah Sumerta anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) asal Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Karangasem, yang bertugas di TPS 4 desa setempat, meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilarikan ke RSUD Karangasem.

Meninggalnya Nengah Sumerta ini menambah deretan panjang ratusan anggota atau petugas KPPS yang meninggal dunia sepanjang pelaksanaan Pemilu 2019 ini.

Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana, kepada koran ini Selasa (1/5) kemarin, mengungkapkan duka mendalam terhadap salah satu anggota KPPS nya yang meninggal dunia tersebut. Almarhum meninggal dunia setelah merampungkan tugasnya sebagai anggota KPPS di Kecamatan Manggis.

Sehari harinya almarhum bertugas di Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem, dan saat bertugas piket di kantornya Selasa kemarin, yang bersangkutan mengeluh tidak enak badan dan keluar keringat dingin.

Teman kerjanya yang khawatir melihat kondisi kesehatan almarhum, langsung membawa almarhum ke RSUD Karangasem. Di UGD almarhum mengeluh mengalami sesak nafas sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya ketika akan diberikan tindakan medis.

“Saat itu almarhum tengah bertugas piket di kantornya, tiba-tiba mengeluh tidak enak badan dan oleh temannya di kantor almarhum dilarikan ke RSUD Karangasem,” ungkap Krisna Adi widana kemarin.

Sebelumnya almarhum juga sempat mengeluh tidak enak badan, dan sempat diperiksakan ke RSUD Karangasem, dari hasil pemeriksaan almarhum diketahui mengalami tekanan darah tinggi atau tensi darahnya naik.

“Memang sebelumnya sehari setelah pelaksanaan pencoblosan di TPS, almarhum sempat mengeluh terkait kondisi kesehatannya karena terus mengeluarkan keringat dingin akibat tensi darahnya yang terus naik,” ucapnya.

Melihat kondisi kesehatan anggota KPPS nya yang drop seperti itu, pihaknya terus memberikan atensi dan memantau kesehatan yang bersangkutan. Bahkan sempat dibawa kontrol ke RSUD Karangasem, dan saat itu kondisi kesehatan almarhum kembali pulih. Namun tidak berselang lama, tekanan darah almarhum kembali meninggi, dan itu berlangsung terus. Selasa kemarin tensi tinggi almarhum kambuh hingga akhirnya almarhum meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan tim medis di RSUD Karangasem, almarhum didiagnosa mengalami kelelahan dan terkena serangan jantung,” ujar Krisna, sembari menyebutkan pihaknya sudah bersurat ke KPU Bali untuk  mengupayakan santunan bagi keluarga almarhum. 

wartawan
Andy Husaen
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.