Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelelahan, Lagi Anggota PPK Ambruk, Masih Banyak Pekerjaan yang Belum Tuntas

Bali Tribune/ DIRAWAT - Putu Eva Suwandana,anggota PPK Kecmatan Seririt,mendapat penanganan medis di Puskesmas Seririt akibat kelelahan mengerjkan penghitungan suara Pemilu April 2019
balitribune.co.id | Singaraja - Pemilu April 2019 kali ini merupakan tahun terberat bagi panitia pemilihan. Dengan intensitas kerja tinggi dan  durasi panjang, panitia pemilihan  yang bekerja di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) satu persatu ambruk. Seperti anggota PPK  Seririt bernama Putu Eva Suwandana (28), ia terpaksa dirujuk ke Puskesamas setelah kondisi tubuhnya drop akibat stress dan kelelahan. 
 
Putu Eva asal Desa Unggahan, Kecamatan Seririt, di hari ke 5 rapat Pleno PPK Kecamatan Seririt, mengalami kelelahan dengan suhu tubuh tinggi dan tekanan darah turun hingga ke level 100. Termasuk mengalami pusing dan mual. Sesaat sebelum dirujuk ke Puskesmas, Putu Eva mengaku sejak dua hari sebelumnya mengaku sudah mengalami gejala kelelahan. Ia sempat diperiksa bagian medis dari kepolisian dan diketahui tekanan darahnya rendah disertai mual, pusing dan badan panas. Namun demi tanggungjawab menyelesaikan pekerjaan, Putu Eva mengaku tidak bisa meninggalkan pekerjaan rekapitulasi penghitungan suara yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna, Kelurahan Seririt. 
 
”Pekerjaan masih banyak dengan target yang ditentukan dan harus selesai tepat waktu. Kami bekerja dari pagi hingga tengah malam dan sangat sedikit beristirahat,” keluh Putu Eva, Rabu (24/4). Awalnya Putu Eva enggan dirujuk ke Puskesmas untuk mendapat penanganan medis, namun atas dorongan sejawatnya sesama anggota PPK, akhirnya Putu Eva bersedia meninggalkan pekerjaannya.
 
Setelah mendapat penanganan medis, oleh dokter yang merawatnya disarankan untuk beristirahat sebelum kondisinya semkin memburuk. Menurut dr.Gede Karnaya yang menangani Putu Eva, pasiennya itu mengalami gejala kelelahan dan kemungkinan penyebabnya kurang istirahat. Tak hanya itu, akibat beban kerja terlalu tinggi juga menjadi penyebab pasiennya itu mengalami gangguan kesehatan. ”Kita cek tekanan darahnya normal ada keluhan pusing,mual dan suhu tubuh meningkat. Kami sarankan sementara beristirahat untuk memulihkan kondisinya,” jelas dr.Karnaya.
 
Menurut dr.Karnaya, pihaknya memang diminta untuk memberikan atensi terhadap kegiatan rekapitulasi rapat Pleno PPK Seririt yang akan berlangsung hingga tanggal 29 Aparil mendatang. Menurutnya, beberapa kali petugas medis Puskesmas datang untuk memantau kondisi kesehatan para pesert rapat pleno namun tidak menemukan kasus signifikan terkait kesehatan mereka. ”Selama ini tidak ada yang signifikan. Namun hari ini (kemarin, red) ada anggota PPK yang dirujuk, kami tangani maksimal,” ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua PPK Kecmatan Seririt I Ketut Bisa mengatakan, ia sudah meminta salah satu angotanya itu beristirahat menyusul gangguan kesehatan yang dialaminya. ”Sudah kami minta untuk istirahat dan untuk selanjutnya kami sudah melakukan kontak dengan KPU Buleleng atas kondisi itu,” kata Bisa.
 
Bisa mengatakan, kegiatan rekapitulasi suara memang membutuhkan stamina lebih, mengingat pekerjaan tersebut sangat menguras tenaga dan pikiran. Menurutnya, sejak rapat dimulai Sabtu (20/4) lalu, PPK baru menuntaskan 35 persen dari seluruh pekerjaan menangani sebanyak 248 TPS yang tersebar di 21 desa dan kelurahan. Berbagai  kendala dihadapi  dinataranya keslahan input data dari C1 Plano ke C1 Sertifikat. ”Ada satu desa, yakni Desa Lokapaksa penghitungannya sampai hari ini (kemarin, red) belum tuntas. Terdapat 32 TPS dan tersisa 8 TPS,” ungkap Bisa.
 
Untuk mengatasi lambatnya penghitungan suara, pihaknya bersama saksi dari masing-masing peserta telah menyepakati untuk menambah panel penghitungan yang sebelumnya dua menjadi tiga. 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

balitribune.co.id | Mangupura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta setelah bank tersebut dinilai tidak mampu mengatasi persoalan permodalan dan likuiditas. Hal ini diungkapkan OJK melalui siaran persnya, Jumat (18/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Membuat Surat Palsu, Polisi Tahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR I Made Daging 

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak lama berselang setelah KPK menahan Dirjen Lampri Kementerian ATR/BPN RI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, giliran penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Kementerian ATR/BPN RI,  I Made Daging A.Ptnh., M.H. 

Baca Selengkapnya icon click

Overload Kasus Narkoba, Rutan Negara Digeledah

balitribune.co.id | Negara - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengalami kelebihan kapasitas (overload) hingga hampir tiga kali lipat. Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan dari unsur Rutan, TNI, dan Polri menggelar penggeledahan mendadak di 14 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/9/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Usulan UMK Badung Rp5 Juta, Bupati Minta Jangan Grasa-Grusu

balitribune.co.id | Mangupura - Usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung dinaikkan menjadi Rp5 juta mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Namun, angka tersebut belum serta-merta disetujui. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, usulan kenaikan upah harus diuji melalui kajian dan perhitungan yang matang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.