Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelian Adat Pengastulan Laporkan Pencurian Kotak Sesari, Pelaku Sempat Memendam BB di belakang Rumah Milik Kakeknya

Bali Tribune/ TUNJUKKAN - Pelaku pencurian kotak sesari di Pura Gede Desa Pengastulan I Ketut Yudha Sanjaya diperlihatkan saat jumpa pers, Senin (25/3/2024).


Balitribune.co.id | Singaraja - Peristiwa hilangnya kotak sesari di jaba sisi Pura Gede Desa Pengastulan,Seririt beberapa waktu lalu mulai terkuak setelah Polres Buleleng melalui Humasnya melakukan press rilis bersama Kapolsek Seririt Kompol Putu Sunarcaya bersama Kanit Reskrim Polsek Seririt AKP Ida Bagus Putu Permana, D.P, S.H, Senin (25/03/2024).


Didampingi Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Buleleng AKP I Gede Darma Diatmika, S.H, Kapolsek Seririt Kompol Sunarcaya mengatakan, setelah kotak sesari hilang dari tempatnya, Kelian Adat Desa Pengastulan I Nyoman Ngurah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Seririt. Pelaku yang merupakan krama Pengastulan bernama I Ketut Yudha Sanjaya (23) warga Banjar Dinas Purwa, Desa Pengastulan kemudian ditangkap setelah melalui proses penyelidikan. “Saat pelaku kita tangkap hanya tersisa uang hasil curian sebesar Rp 400 ribu.Kita amankan bersama barang bukti lainnya berupa kotak sesari dan sepeda motor yang digunakan saat melakukan kejahatan,” Kompol Sunarcaya.

Setelah melalui pemeriksaan Yudha Sanjaya mengakui semua perbuatannya.Sebelum membawa lari kotak sesari dan memendamnya dibelakang rumahnya ia sempat beberapa kali sejak 27 Februari 2024 mencuri sedikit demi sedikit ditempat yang sama dengan cara mencongkel menggunakan peniti. Puncaknya, Kamis (21/3/2024), Yudha nekad mengambil kotak sesari dan membawa kerumah kakeknya tempat ia tinggal. “Saat beraksi pelaku menggunakan sepeda motor Honda scoopy warna hitam DK 6951 UAC dan membawa hasil curiannya menuju rumah kakeknya,” imbuhnya.

Kata Sunarcaya, sesampai dirumah pelaku sembunyikan kotak sesari dana punia tersebut di kamar tidurnya, dan pelaku pergi lagi ke Bale Banjar Purwa, sekitar pukul 04.00 Wita. Setelah itu pelaku kembali dan membuka kotak sesari tersebut dengan mencongkel menggunakan paku 12. Setelah berhasil membuka, pelaku mengambil uang yang berada di dalam kotak tersebut, dan memendam kotak tersebut di belakang rumahnya dengan cangkul.Uang yang berhasil ia curi digunakan untuk membeli makan dan kebutuhan sehari-hari, dan saat ini uang tersebut masih tersisa sekitar Rp. 400 ribu. “Pelaku dan sisa uang serta kotak sari dan cangkul serta satu unit sepeda motor Honda scoopy warna hitam nopol DK 6951 UAC diamankan oleh unit reskrim polsek seririt untuk dijadikan barang bukti dalam proses hukum,” jelas Sunarcaya.

Sebelum pelaku beraksi ia sempat berkumpul bersama rekan-rekannya sekitar pukul 01.00 wita.Dengan menggunakan sepeda motor pelaku diminta untuk membeli arak.Saat melewati Pura Gede Pengastulan, pelaku melihat kotak punia yang ada di depan Pura Gede dan muncul niatnya untuk mengambil uang yang ada di dalam kotak tersebut. “Sesuai laporan Kelian Adat atas kejadian itu Desa Adat Pengastulan mengalami kerugian sekitar Rp. 4,5 juta.Sedang pelaku diejerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun penjara,” tandas Kompol Sunarcaya.

wartawan
CHA
Category

Bareskrim Bongkar Pencucian Uang  Bisnis Baju Bekas di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali kembali kecolongan. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan besar tindak pidana perdagangan dan pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari bisnis impor pakaian bekas ilegal atau thrift di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan  Pastikan Ketegasan Raperda Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id | Denpasar - Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali akar permasalahan alih fungsi lahan di Bali adalah terjadinya ketimpangan pendapatan antara sektor pariwisata dengan sektor pertanian, sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk diselesaikan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Pulau Serangan, Ipung Segera Ajukan Permohonan Eksekusi

balitribune.co.id | Denpasar - Sengkata tanah di Pulau Serangan Denpasar Selatan (Densel), seorang warga asli Pulau Serangan Sarah alias Hajjah Maisarah yang menggugat PT Bali Turtle Island Development (PT BTID), Walikota Denpasar, Lurah Serangan dan Desa Adat Serangan kembali menang di tingkat kasasi. 

Baca Selengkapnya icon click

Bumerang Kebijakan Baru, Pemasukan Daerah dari Sektor Pajak Reklame Turun

balitribune.co.id | Amlapura - Pendapatan atau penerimaan pajak daerah dari sektor pajak reklame belum mencapai target, dimana hingga Tahun 2025 berjalan, realisasi pajak reklame baru mencapai 58,93 persen dari target yang ditetapkan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Nyoman Siki Ngurah, kepada awak media Senin (15/125) pun tidak menampik terkait hal tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dari DPRD ke Gerakan Koperasi, Suwirta Siap Bangkitkan Ekonomi Rakyat Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kemenpar: Seluruh Akomodasi Dipasarkan OTA Wajib Miliki Izin Usaha

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menegaskan seluruh akomodasi yang dipasarkan melalui Online Travel Agent (OTA) wajib memiliki izin usaha paling lambat pada 31 Maret 2026. Merchant yang tidak memenuhi ketentuan akan dihentikan penjualannya di OТА. Demikian dikutip dari akun resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (kemenpar.ri).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.