Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keluarga Besar TNI Harus Jauhi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

PEMBINAAN KBT -- Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri ketika membacakan amanat tertulis Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., saat membuka kegiatan “Pembinaan Keluarga Besar TNI” di Aula Udayana-Makodam IX/Udayana, Denpasar, Jumat (10/8).

BALI TRIBUNE - KELUARGA Besar TNI (KBT) yang terhimpun dalam organisasi kepemudaan (Pemuda Panca Marga, FKPPI, dan Hipakad), dikumpulkan di Aula Udayana-Makodam IX/Udayana, Denpasar, Jumat (10/8) untuk dibekali pemahaman tentang wawasan kebangsaan (wasbang) juga diingatkan agar menjauhi bahaya penyalahgunaan narkoba. “Para generasi muda harus menyadari bahwa akibat dari penyalahgunaan barang haram ini dapat mengganggu kesehatan secara fisik maupun psikologis, kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP), dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati, dan ginjal yang sangat fatal dan tidak jarang berakhir dengan kematian,” tegas Wiryawan Pritenaya, pemateri dari Badan Narkotika Nasional (BNN), ketika menyampaikan materi tetang “Bahaya Penyalahgunaan Narkotika”. Menurutnya, saat ini Indonesia berada dalam posisi darurat narkoba, sehingga para generasi muda diharapkan dapat memahami betapa berbahayanya barang terlarang ini, dihadapkan dengan semakin maraknya perkembangan dan peredaran 65 jenis narkoba di Tanah Air belakangan ini. Sebelumnya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menyampaikan, kegiatan “Pembinaan Keluarga Besar TNI” ini merupakan metode pembinaan teritorial yang dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan Kodam IX/Udayana kepada seluruh komponen bangsa, termasuk seluruh anggota KBT, karena memiliki ikatan emosional yang tinggi dengan prajurit yang masih terikat dinas aktif. “Melalui kegiatan pembinaan yang kita laksanakan ini akan semakin mempererat hubungan tali silaturahmi antara Kodam IX/Udayana dengan seluruh anggota Keluarga Besar TNI yang berada di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Semoga tercipta kesamaan pemahaman dan wujud kerja sama yang nyata antara Kodam IX/Udayana dengan Keluarga Besar TNI untuk bersama-sama meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap perkembangan lingkungan, khususnya dalam penyiapan komponen cadangan dan pendukung demi kepentingan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya. Ketika menyampaikan materi tentang “Reaktualisasi Bela Negara dalam Perspektif Geopolitik Dapat Mendorong Indonesia Menjadi Bangsa Pemenang”, Kasdam memaparkan tentang isu global dan berbagai perubahan yang terjadi dengan begitu cepatnya yang memberikan pengaruh sangat luas, sekaligus sebagai ancaman dalam bentuk perang baru yaitu, proxy war, narkoba, seks bebas, dan teror, yang kesemuanya dapat mengikis rasa kebangsaan dan cinta Tanah Air/ “Semua ini sangat berbahaya bagi kelangsungan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kasdam. Manyadari kenyataan ini, KBT terutama generasi mudanya, sebagai generasi penerus bangsa agar senantiasa dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta Tanah Air dalam geostrategi bela negara, sesuai dengan tema yang diusung dalam acara ini “Mari Kita Wujudkan Rasa Cinta Tanah Air, Wawasan Kebangsaan, Kesadaran Bela Negara bagi KBT melalui Bebas Narkoba dan Terhindarnya dari Pergaulan Seks Bebas Guna Menjaga Keutuhan NKRI”. 

wartawan
redaksi
Category

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.