Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keluarga Kulit Bersisik di Bongkasa ‘Teriak’ ke Pemerintah

Penderita kulit bersisik, Arya Nugraha asal Banjar Tengguan, Bongkasa saat bersama keluarganya beberapa waktu lalu.

Mangupura, Bali Tribune

Penderita penyakit kulit bersisik, I Wayan Abdi Arya Nugraha, 18, sampai saat ini belum mendapat pengobatan dari Pemkab Badung. Padahal, warga asal Banjar Tengguan, Desa Bongkasa, Abiansemal ini sejak kecil kulit sekujur tubuhnya melepuh hingga jari-jari kaki dan tangan putus.

Keluarga Arya Nugraha pun ‘teriak’ ke pemerintah agar diberi perhatian seperti halnya penderita benjolan di hidung atas nama Dodi asal Banjar Abing, Desa Sulangai, Petang. “Saya heran kenapa pemerintah kurang membantu, justru orang asing yang membantu kami,” keluh Ketut Susana, orang tua Abdi Nugraha, Senin (25/4).

Ia pun minta pemerintah memperlakukan putranya sama seperti warga Badung lainnya yang sudah lebih dulu mendapat penanganan. “Sampai saat ini kami belum ada petunjuk maupun informasi kalau anak kami akan diobati pemerintah,” katanya.

Padahal, kata Susana sejak lama pihaknya berharap pemerintah datang memberikan pengobatan anaknya. Sejak istri Bupati Badung Ny Seniasih Giri Prasta berkunjung ke rumahnya, pihaknya bahkan selalu menunggu-nunggu kabar pengobatan anaknya. Namun, sayangnya hal yang ditunggu justru tak kunjung datang. “Saya sejak lama sudah menunggu kelanjutan penanganan setelah dikunjungi tim medis,” terang Susana.

Saat dikunjungi istri Bupati Badung bersama tim medis, Susana hanya diberikan informasi jika di RSUD Mangusada alat medis sudah lengkap, termasuk dokter bedah plastic, dokter anestesi. “Cuma diberikan infromasi begitu, tanpa ada disuruh antar ke sana,” tegas Ketut Susana.

Pengakuan berbeda justru datang dari pihak pemerintah. Dirut RSUD Mangusada dr. Agus Bintang Suryadhi dikonfirmasi terpisah justru mengatakan untuk penanganan Arya Nugraha masih menunggu kesiapan keluarga.

“Untuk yang Bongkasa (Arya Nugraha) kami sudah minta pihak keluarga untuk mengantar ke rumah sakit, sampai sekarang belum diantar oleh keluarganya. Kami masih menunggu kapan akan diantar ke rumah sakit. Kami sudah minta pak camat (Abiansemal) untuk berkomunikasi dengan keluarganya,” kata dr Bintang.

Pada intinya, tegas dr Bintang pihaknya menunggu kesiapan keluarga, kemudian baru dapat diambil tindakan medis. “Prosedurnya nanti tim medis yang akan menentukan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan. Yang jelas kami akan merekonstruksi mengembalikan seperti keadaan semula,” katanya.

Camat Abiansemal, Putu Ngurah Thomas Yuniarta juga mengaku telah menyampaikan informasi tersebut kepada pihak keluarga. “Kami sudah sampaikan kepada keluarga. Tapi pada saat itu dikatakan masih minta waktu karena ada pamannya yang juga masih sakit, agar pikiran tidak terpecah,” kata Thomas.

wartawan
I Made Darna
Category

Bupati Gus Par dan Wabup Guru Pandu Berikan Apresiasi kepada Petugas Pendukung HUT Kota Amlapura ke-386

balitribune.co.id | Amlapura - Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras selama rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Amlapura ke-386, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa menyerahkan bantuan sembako kepada para petugas kebersihan, petugas perlengkapan, Satpol PP, serta petugas Dinas Perhubungan yang telah berperan menjaga kebersihan, ketertiban, d

Baca Selengkapnya icon click

Tahap III Perpanjangan Perjanjian Kerja PPPK, Bupati Gus Par Tekankan Lima Pedoman ASN

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menekankan lima pedoman penting yang harus dipegang oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Tahap III Perpanjangan Hubungan Perjanjian Kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pengangkatan Tahun 2025 Tahap I di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem, Kamis (25/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ratusan Penerima Dana Hibah Diminta Bertanggungjawab

balitribune.co.id I Negara - Ratusan penerima dana hibah di Kabupaten Jembrana diminta menggunakan bantuan dari pemerintah daerah secara transparan dan bertanggungjawab. Selain dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, bantuan dana hibah ini juga diharapkan mendorong partisipasi swadaya dalam pembangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.