Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemajuan Pembangunan Harus Dirasakan Masyarakat

SDM
IB Made Parwata

Denpasar, Bali Tribune

Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Provinsi Bali, IB Made Parwata, mengatakan, investasi yang masuk ke Bali saat ini hampir mencapai target. "Dari target Rp30,6 triliun di tahun 2016, hingga Juni 2016 lalu telah mencapai Rp54 triliun,” kata dia.

Oleh pusat, tambah Parwata, Bali hanya ditarget Rp7,6 triliun. Secara nasional, pusat menargetkan investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang tahun 2016 ini sebesar Rp525 T yang dibagi ke masing masing provinsi," jelas Parwata, ditemui di kantornya, Selasa (26/7).

Baginya, target Rp7,6 triliun, terlalu mudah dicapai. Karena itu, kemudian disesuikan dengan pertumbuhan ekonominya yang sebesar 7,2 persen, target baru dipasang oleh BPMD Bali yaitu sebesar Rp30 triliun.

Di lain pihak, menurutnya, pertumbuhan ekonomi jangan dilihat dari pencapaian target semata. Yang penting dan perlu lebih ditekankan, apakah hasilnya bisa betul-betul dinikmati oleh masyarakat Bali. Kalau itu terealisasi, kata dia, tidak ada lagi pro kontra bagi investasi yang akan masuk Bali.

"Yang menyebabkan pro kontra itukan sebenarnya tidak dinikmatinya hasil pembangunan oleh masyarakat, misal ketika pembangunan itu dilaksanakan, bisa tidak masyarakat sekitar bekerja disana atau hanya jadi penonton," ungkapnya.

Libatkan Desa Pakraman

Berdasarkan pemikiran ini, BPMD Bali berencana melibatkan desa pakraman. "Peran desa pakraman sangat signifikan dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mendorong pembangunan di wilayahnya," ucap Wirata.

Ia  mencontohkan, jika investor membutuhkan tenaga sekuriti atau yang lainnya, desa pakraman harus mampu memenuhi kebutuhan akan tenaga kerjanya. "Ada jalan jika mau. Misalnya bekerja sama dengan dinas terkait dalam menyiapkan tenaga kerja handal yang dibutuhkan pasar.

“Jangan sampai hanya melakukan pelatihan, tapi tidak disesuaikan dengan kebutuhan pasar," tandasnya.  Menurutnya tenaga kerja yang dibutuhkan pasar itu beda dengan yang pendidikan nonformal itu.

"Kalau itu bisa diwujudkan, maka dana yang ada di Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Pendidikan melalui program life skill-nya tadi bisa kita arahkan dengan melibatkan desa pakraman tadi," tuturnya. Bisa saja  desa pakraman jadi semacam “outsourcing” yang menyediakan tenaga kerja handal bagi pembangunan di wilayahnya masing masing.

"Banyak jalan sebenarnya mensinkronkan investasi yang masuk ke Bali dengan peran desa pakraman agar tidak terjadi pro dan kontra," tegasnya. Bahkan BUMDes yang ada dimasing masing desa juga bisa dilibatkan dalam menyediakan tenaga tenaga handal.

"Peran bumdes bukan hanya sebagai penggerak ekonomi saja, tapi bisa juga sebagai penyedia jasa tenaga kerja. Dan peluang ini mestinya bisa ditangkap oleh bumdes ataupun desa pakraman dalam membantu pemerintah menciptakan kesempatan kerja," sebut Parwata.

Meski demikian lanjutnya, untuk mewujudkan semua itu perlu sinergitas antar dinas yang ada. Pun ia mengakui tidak mungkin melakukan semua itu dengan sendiri karena terkait anggaran yang dimiliki dinasnya sangatlah kecil.

Namun langkah kongkret ke arah sana pihaknya di perizinan telah melakukan banyak hal seperti, promosi, sosialisasi, penyederhanaan izin, dan transparansi pengurusan izin. "Setiap izin yang dikeluarkan kita stempel "Izin ini tidak dipungut biaya", makanya beberapa waktu lalu kita mendapat penghargaan dari  Ombusdman dengan nilai 98," tutupnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.