Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemnaker Fasilitasi Skill SDM Rebut Peluang Dalam & Luar Negeri

M. Hanif Dhakiri

BALI TRIBUNE - Pemerintah Indonesia terus menggenjot keahlian sumber daya manusia (SDM) agar mampu mengambil peluang kerja baik di dalam maupun luar negeri untuk berbagai sektor. Sehingga saat ini pemerintah memberikan pemagangan untuk ratusan ribu SDM di Tanah Air guna menambah dan memperbaharui skill/keahlian dimasing-masing bidang. Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri usai membuka Asean Trade Union Council Leaders Meeting di Nusa Dua, Badung, Sabtu (24/11).  Terkait acara itu dia menyatakan cukup penting karena melibatkan seluruh serikat pekerja di Asean. "Kita berharap acara ini sukses bisa melahirkan terobosan-terobosan pemikiran terutama menghadapi perubahan dunia kerja yang begitu masif," ucap Hanif.  Menurutnya, ada banyak tantangan yang dihadapi SDM Indonesia. Namun yang menjadi sorotan adalah struktur angkatan kerjanya. Sebab, dari sekitar 131 juta angkatan kerja ini masih didominasi atau 58 persen merupakan lulusan tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP). "Pemerintah terus menggenjot pendidikan dan pelatihan untuk memfasilitasi mereka agar punya skill yang memadai bisa mengubah skill-nya dan meningkatkan skill-nya sehingga pekerjaan mereka juga bisa lebih fleksibel," terang Hanif.  Lanjut dia mengatakan, begitu pun Kementerian Ketenagakerjaan sudah membuat kebijakan triple skilling bagi yang belum mempunyai keahlian. SDM yang tidak memiliki skill ini difasilitasi dengan program skilling supaya mempunyai keahlian. Sedangkan yang telah memiliki skill difasilitasi dengan program up-skilling agar bisa meningkatkan keahliannya.  Hal ini dikatakan Hanif bertujuan untuk meningkatkan karir yang dapat mendukung pekerjaan masing-masing. "Maka harus ada skill yang di upgrade sehingga levelnya naik. Sedangkan yang sudah punya skill, jika memerlukan perubahan skill kita kasih program re-skilling. Sehingga ada satu sektor yang agak berubah, orang bisa bergeser ke skill lain, sektor yang lain kalau punya skill baru," bebernya.  Tahun ini disebutkannya ada sekitar 170 ribu pemagangan yang dilakukan pemerintah bersama industri seperti Kadin, Apindo. Tetapi pada tahun 2019 mendatang jumlah itu akan digenjot menjadi 400 ribu peserta pemagangan. Hal ini untuk berbagai sektor seperti teknologi informasi, otomotif, industri makanan dan minuman serta lainnya. Upaya itu diyakini sebagai salah satu cara cepat untuk melakukan masifikasi SDM Indonesia yang berkualitas. "Peluang tenaga kerja Indonesia sangat bergantung pada sejauh mana investasi SDM yang kita lakukan. Salah satu kunci SDM yang berkualitas adalah pelibatan secara masif industri. Ini sekarang yang sedang dilakukan pemerintah," jelasnya.  Dengan demikian diharapkan SDM di Tanah Air mampu mengambil peluang kerja tidak hanya di dalam negeri, juga di luar negeri. Hal ini dikarenakan konsep pasar kerja sekarang ini sudah terintegrasi antara pasar kerja dalam negeri dengan luar negeri yang telah menyatu. "Kita melatih orang itu ya untuk kerja di dalam negeri atau untuk bekerja di luar negeri. Karena pasar kerjanya sudah menyatu dan orang punya kebebasan untuk memilih yang penting pemerintah menyiapkan skill dari tenaga kerja kita untuk bisa masuk ke pasar kerja dalam negeri maupun luar negeri," tutupnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

K3S Badung Resmikan Pelatihan Pembuatan Banten, Berdayakan PPKS Lewat Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Banten bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kegiatan yang digagas oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung ini dilaksanakan pada Senin (13/4/2026) bertempat di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Bongkasa Pertiwi Terapkan Pengawasan Pemilahan Sampah Secara Digital

balitribune.co.id I Mangupura - Berbagai upaya dilakukan pemerintah desa untuk menumbuhkan kesadaran warganya memilah sampah organik dan anorganik. Seperti gebrakan yang dilakukan Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi Kabupaten Badung membuat inovasi pengawasan pemilahan sampah secara digital.

Baca Selengkapnya icon click

Investor Kuasai Lahan 80 Hektar, Pansus TRAP Minta BPN Evaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Pansus Tata Ruang Perizinan dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali mendorong Gubernur Bali mempertimbangkan perlunya membentuk Satuan Tugas Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Satgas TRAP) Provinsi Bali untuk agenda pemuliaan alam, manusia dan kebudayaan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembahasan Ranperda Pajak dan Retribusi Alot, DPRD Buleleng bakal Panggil Pelaku UMKM

balitribune.co.id I Singaraja - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Buleleng saat ini tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah bersama pihak Eksekutif. Salah satu poin krusial yang masih menjadi perdebatan adalah rencana pengenaan pajak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rapat kerja bersama jajaran eksekutif digelar, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dinkes Buleleng Selidiki Kasus Kematian Akibat Dengue Shock Syndrome di Banyuning

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melaporkan adanya kasus kematian akibat Dengue Shock Syndrome (DSS) yang terjadi di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Korban diketahui merupakan seorang anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.