Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kenal-Pamit Kapolres Gianyar Dihadiri Pejabat hingga Pedagang Nasi Jinggo

Kapolres
KENAL-PAMIT – Suasana kenal-pamit Kapolres Gianyar, swelasa malam (10/5).

Gianyar, Bali Tribune

Sehari setelah serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Gianyar,  dari AKBP Farman, SH. SIK, MH kepada penggantinya AKBP Waluya, S.I.K, pada Selasa (10/5) malam bertempat di Balai Budaya Gianyar, dilanjutkan acara Kenal Pamit Kapolres Gianyar yang dihadiri seluruh  jajaran Muspida, TNI/Polri, tokoh masyarakat, seniman, pengusaha hingga pedagang nasi jinggo.

Acara kenal-pamit berlangsung santai dan penuh kekeluargaan. Berbagai hiburan mulai dari tari-tarian, artis Bali hingga aksi menyanyi spontan menambah kemeriahan suasana yang dibalut kemegahan hiasan panggung. Bagi AKBP farman, tidak ada dukanya selama bertugas di Gianyar. Semuanya suka karena Gianyar menyimpan keunikan tersendiri dibandingkan daerah lainnya. Gianyar sebagai kota pusaka, semuanya indah.  “Terima kasih kepada masyarakat Gianyar termasuk petugas keamanan desa adat yang ikut menjaga Gianyar tetap kondusif," ucap AKBP Farman.

AKBP Farman juga tidak lupa menyebutkan satu per satu sahabatnya yang diundang mulai dari seniman, tukang cukurnya, hingga pedagang nasi jinggo di jalan By Pas Dharma Giri, tempatnya nongkrong pada malam hari.

Kapolres Gianyar, AKBP Waluya mengatakan mengedepankan pencegahan dalam menjaga Gianyar tetap kondusif. Untuk itu dia minta dukungan dan kerjasama dari semua pihak dalam menjalan tugasnya diwilayah yang terkenal dengan seni dan budayanya itu.  “Kami mohon kerja samanya sehingga Gianyar yang kondusif bisa terjaga,” tegas AKBP Waluya yang sebelumnya bertugas di Kabag Binlatops Roops Polda Kalimantan Timur.

Wabup Mahayastra dalam kesempatan itu menyampaikan selamat bertugas kepada Kapolres AKBP Waluya. Pemkab Gianyar selalu siap berkoordinasi dalam menjaga keamanan Gianyar. Sementara untuk AKBP Farman yang kini menjabat Wadir Reskrim Polda Bali, Wabup  Mahayastra mengucapkan banyak terima kasih  karena selama bertugas AKBP Farman dikenal sebagai sosok yang memasyarakat. Terbukti, tanpa membaca teks, semua tokoh-tokoh masyarakat, seniman, hingga pedagang nasi jingo dikenal dan diundang datang. “Ini membuktikan beliau sering terjun ke lapangan,” tegas Mahayastra.

wartawan
redaksi
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.