Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kepolisian Pantau Pelaksanaan Pujawali Pura Puseh Batih

Bali Tribune / Petugas kepolisian saat melakukan pemantauan di Desa Adat Batih, Desa Siakin, Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (7/4).

balitribune.co.id | Bangli Pihak kepolisian  Resort Bangli  memantau serangkian  pelaksanaan pujawali di Pura Puseh, Desa Adat Batih, Desa Siakin, Kecamatan Kintamani, Bangli Selasa (7/4). Pemantauan dilakukan setelah beredar  informasi  jika pelaksanaan pujawali akan melibatkan banyak orang sehingga bertentangan dengan intruksi pemerintah dalam hal upaya  pencegahan penyebaran Virus Corona.

Mendapat informasi pihak kepolisian langsung  turun  dan setelah dilakukan  kordinasi   akhirnya pelaksanaan upacara tersebut krama yang terlibat dalam jumlah terbatas.

Kapolres Bangli, AKBP Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi terkait diterjunkanya personel kepolisian di desa adat Batih, mengatakan awalnya diinformasikan  jika Selasa sore akan dilaksanakan Piodalan di Pura Puseh Batih serta diikuti prosesi Nawur Pusaka Penolak Bala. Diperkirakan upacara tersebut melibatkan ratusan krama.

Menyikapi  hal tersebut,  Kapolsek Kintamani serta beberapa petugas dari  Polres Bangli turun ke Desa Adat Batih. “Pagi ini (Selasa) saya perintahkan Kapolsek, Kasat Intel, Kasat Reskrim untuk menyampaikan intruksi pemerintah terkait upaya pencegahan Covid-19 kepada krama desa adat Batih,” jelas  mantan Kapolres Mapi ,Papua ini.

Sebut  Kapolres  setelah dilakukan koordinasi, pihak desa adat sanggup untuk mematuhi intruksi pemerintah dengan  mengatur jumlah krama yang terlibat dalam upacara tersebut. Meski demikian petugas kepolisian tetap melakukan pemantauan hingga proses upacara terlaksana. “Polres Bangli tetap berkomitmen untuk tegas dalam menjalankan intruksi dan imbauan pemerintah demi keselamatan bersama,” sebutnya

Dikonfirmasi terpisah, Bendesat Adat Batih, Yade Wirya mengatakan dalam pelaksanaan pujawali di Pura Puseh tetap menganut destra. Yang mana tetabuhan (gong), ilen-ilen (tari-tarian) tetap berjalan seperti biasa. Akan tetapi jumlah seka gong terbatas begitu pula dengan penarinya. Selain itu untuk krama yang sembahyang juga dibatasi. Persembahyang dilakukan secara bergilir.

Bendesa Adat Batih Yande Wirya beberapa tari seperti tari Wirayuda, Rejang Renteng, Rejang Sari tidak dilaksanakan. Sementara untuk tari Baris tetap dilaksanakan dengan jumlah penari terbatas  yakni sebanyak 4 orang dari 32 penari yang ada. Begitupula untuk Deha Truna hanya dilaksanakan  4 penari dari 32 jumlah penari yang ada.” Untuk seke gong yang terlibat hanya tujuh orang,”sebutnya.

Sementara untuk  pelaksanaan pujawali hanya berlangsung dari pukul 15.00 Wita hingga pukul 24.00 Wita.. Sedangkan krama yang hendak sembahyang dilakukan secara bergantian sebanyak 15 orang.

Sementara itu, untuk persiapan pujawali dilakukan hampir sepekan, dikarena jumlah krama yang terlibat terbatas maka proses persiapan dilakukan lebih awal. “Persiapan sudah dari seminggu lalu, dan yang terlibat adalah pamucuk adat,”ujarnya.

Disinggung beredar kabar  bahwa krama ngotot agar pelaksanaan upacara tetap dilaksanakan seperti biasanya dengan melibatkan banyak orang, Jro bendesa Yade Wirya menampik hal tersebut. Krama Desa Adat Batih adalah taat pada aturan yang dikeluarkan pemerintah. Kemudian sampai turunnya pihak kepolisian, pihaknya menyebutkan hal ini terjadi karena adanya miss komunikasi. “Ini karena mis komunikasi saja. Kami selaku masyarakat tentu akan mengikuti imbauan pemerintah. Memang upacara kami laksanakan seperti biasa akan tetapi jumlah krama yang terlibat dibatasi ,” sebutnya.

Jro Bendesa Yade Wirya bahkan sampai menjaminkan diri bila dalam proses upacara melibatkan ratusan orang, pihaknya siap diproses.“Saya sebagai jaminan, jika krama yang terlibat dalam jumlah besar, saya siap diprioses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Jro Bendesa Yande Wirya. 

wartawan
A.A. Samudra Dinata
Category

100% Site Kembali Beroperasi, Telkomsel Tuntaskan Pemulihan Jaringan di Flores

balitribune.co.id I Flores - Telkomsel bersama Telkom Group berhasil menuntaskan pemulihan layanan telekomunikasi pascagempa yang berdampak di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Setelah melalui proses recovery secara intensif di tengah berbagai tantangan lapangan, hingga 18 Agustus 2026 seluruh site Telkomsel di wilayah terdampak telah kembali beroperasi (100% Recovery).

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Maestro Tari Buleleng Raih Penghargaan dari Gubernur Koster

balitribune.co.id I Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi seni, budaya, kreativitas, serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.