Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kerahkan 3 Kapal Navigasi, Mudik Gratis Bersama Kemenhub,

Bali Tribune/ LEPAS - Direktur KPLP Jon Kenedi lepas 3 kapal yang mengangkut pemudik dari Pelabuhan Celukan Bawang menuju Pulau Raas Madura, Kamis (4/4/2024).


Balitribune.co.id | Singaraja - Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut mengerahkan tiga kapal navigasi untuk mengantarkan pemudik ke daerahnya masing-masing. Terutama masyarakat yang hendak mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H, ke tempat yang sulit dijangkau seperti kawasan kepulauan Madura, Jawa Timur dan sekitarnya.

Dibawah Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dikerahkan tiga kapal navigasi untuk membawa pemudik ke Pulau Raas, Madura. Menariknya, dengan tema Mudik Ceria Penuh Makna ratusan penumpang itu diangkut dengan gratis. Tiga kapal navigasi itu yakni KN Nusa Penida, KN Chundamani P.116 dan KN Mizan, Kamis (4/4/2024), telah mengangkut ratusan pemudik dari Pelabuhan Celukan Bawang menuju Pulau Raas, Madura.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Jon Kenedi M.Mar. Eng, MM melepas keberangkatan pemudik menuju tempat asalnya. Saat dilakukan pelepasan pemudik, Direktur KPLP Jon Kenedi didampingi Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang I Gusti Agung Komang Arbawa, S.H., M.H.dan GM Pelindo Celukan Bawang Hadi Sukamto.

Usai melepas pemudik Jon Kenedi mengatakan mudik gratis bersama Coast Guard Indonesia merupakan program Kementrian Perhubungan.Tiga Kapal Coast Guard berpangkalan di Surabaya di kerahkan ke Pelabuhan Celukan Bawang untuk membantu mengangkut pemudik. "Tiga kapal yang dikerahkan, satu kapal dari pangkalan dan dua dari navigasi,kita berharap pemudik bisa terangkut semua,"kata Kenedi.

Menurut Kenedi, daya tampung tiga kapal tersebut sebanyak 270 penumpang. Namun jika diperlukan akan ditambah jadwalnya. Ia juga menyebut tiga kapal tersebut sejatinya bukan untuk penumpang namun untuk patroli dan kapal perawatan alat navigasi diperbantukan untuk membantu mengangkut pemudik setelah mencuat ke khawatiran akan ada lonjakan pemudik. "Secara nasional akan ada arus mudik sekitar 190 juta orang bergerak pulang kedaerah masing-masing. Karena itu kami siapkan agar semua pemudik bisa terangkut," imbuhnya.

KSOP Kelas IV Celukan Bawang I Gusti Agung Komang Arbawa, S.H., M.H.mengatakan Pelabuhan Celukan Bawang sudah siap menjadi pelabuhan yang membantu mengangkut pemudik kedaerahnya. "Ya kami antisipasi jika ada lonjakan penumpang.Dan Pelabuhan Celukan Bawang sesuai instruksi siap mengangkut pemudik ke pulau-pulau di Madura terutama ke Raas," kata Arbawa.

Menurut Arbawa, semua penumpang dengan tujuan Pulau Raas dengan menggunakan 3 kapal tersebut gratis. "Ini program mudik gratis tanpa dipungut biaya.Masyarakat agar tahu soal itu," tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Perkuat Stabilitas Perbankan, LPS Sesuaikan TBP

balitribune.co.id I Denpasar - Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) 22 Juni 2026, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk menaikkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) sebesar 3,75% untuk simpanan Rupiah di bank umum, 6,25% untuk simpanan Rupiah di Bank Perekonomian Rakyat, dan 2,00% untuk simpanan valuta asing di bank umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Topeng Suluh Badung, Menghidupkan Warisan Maestro Carangsari di Panggung PKB 2026

balitribune.co.id I Denpasar - Duta Kabupaten Badung menghadirkan kekuatan tradisi dalam Rekasadana (Pergelaran) Kesenian Khas Kabupaten pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melalui pementasan Topeng Suluh yang dibawakan Sanggar Seni Waduk, Banjar Umakepuh, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, di Kalangan Ratna Kanda, Jumat (26/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berawal dari Perayaan Kemenangan Perang, Tradisi Mekotek Digelar Setiap Hari Raya Kuningan

balitribune.co.id I Mangupura - Dentuman tongkat kayu kembali menggema di Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, saat ratusan krama melaksanakan tradisi sakral Mekotek bertepatan dengan Hari Raya Kuningan, Sabtu (27/6/2026). Ritual yang digelar setiap 210 hari ini menjadi salah satu tradisi khas Bali yang terus bertahan di tengah perkembangan zaman.

Baca Selengkapnya icon click

Terlihat Kumuh, Alun-Alun Bangli Jadi Tempat Penitipan Permainan Anak-Anak

balitribune.co.id I Bangli - Sebagai fasilitas publik terbuka yang diperuntukan bagi ruang interaksi sosial, olahraga dan rekreasi warga, kini alun-alun Bangli juga dimanfaatkan untuk tempat penitipan wahana permainan anak-anak. Realita ini tentu berpengaruh terhadap estetika  yakni keindahan dan keasrian dari alun-alun kebanggaan masyarakat Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.