Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua Komisi III DPRD Badung Alit Yandinata Berharap, Gedung D RSD Mangusada Beroperasi Tahun Ini

Bali Tribune/ Alit Yandinata
balitribune.co.id | Mangupura  - Unit gedung D Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Badung, hingga kini belum beroperasi. Padahal gedung yang dibangun dengan anggaran ratusan miliar rupiah tersebut sudah berdiri sejak tahun 2020 lalu.
 
Ketua Komisi III DPRD Badung I Putu Alit Yandinata mendorong anggaran pada Perubahan APBD 2021 sebagian diprioritaskan pada bidang kesehatan dan penambahan fasilitas pada gedung D RSD Mangusada. Sehingga gedung baru tersebut segera bisa dioperasikan tahun ini.
 
Sebab, di tengah situasi pandemi Covid-19 dan tingginya jumlah kasus Covid-19 di Gumi Keris sangat dibutuhkan ruang dan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai. 
 
“Di masa Covid-19 ini, selaku Ketua Komisi III sekaligus anggota Fraksi PDI Perjuangan sangat konsen terhadap penanganan Covid-19 di Badung dengan memprioritaskan anggaran ke bidang kesehatan dan fasilitas gedung D RSD Mangusada sehingga bisa digunakan untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alit Yandinata, ditemui usai rapat paripurna DPRD Badung, Senin (23/8/2021).
 
Dikatakan bahwa pada APBD Perubahan 2021 ini, pihaknya di legislatif juga telah sepakat memberikan suntikan anggaran untuk RSD Mangusada. Yakni  anggaran untuk pengadaan alat kesehatan (Alkes) sebesar Rp 20 miliar dan mekanical engenering (ME) sebesar Rp 27 miliar.
 
“Telah kita anggarkan untuk Alkes Rp 20 miliar dan ME Rp 27 miliar. Anggaran ini masuk di belanja modal. Harapan kami tahun ini gedung D bisa beroperasi,” katanya.
 
Selain itu, politisi PDIP asal Desa Dauh Yeh Cani Abiansemal ini juga menyatakan bahwa perlu diketahui untuk belanja tak terduga (BTT) juga telah dialokasikan anggaran kurang lebih sebesar Rp 311 miliar. Sumber dana ini berasal dari Silpa hibah pariwisata pemerintah pusat yang harus dikembalikan. “Selain itu juga ada belanja tak terduga kurang lebih Rp 311 miliar,” tegas Alit Yandinata.
 
Lebih lanjut dibeberkan juga bahwa berdasarkan rapat paripurna DPRD Badung yang masih berjalan, belanja daerah pada Rancangan KUPA, Rancangan PPAS Perubahan, Rancangan Perubahan APBD serta  rancangan Perubahan Penjabaran APBD TA 2021 dirancang sebesar Rp 3,2 triliun mengalami penurunan sebesar 14,39 persen dari anggaran APBD Induk tahun 2021.
 
Belanja operasi dirancang sebesar Rp 2,5 triliun, belanja modal sebesar Rp 160,2 miliar, belanja tak terduga sebesar Rp 311 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp 263,5 miliar.
 
Kemudian pendapatan asli daerah dirancang Rp 1,9 miliar mengalami penurunan sebesar 29,94 persen setara dengan Rp 842,9 miliar dari APBD Induk TA 2021. Pendapatan transfer sebesar Rp 888,8 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 85 miliar.
wartawan
ANA
Category

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Merdeka Tanpa Narkoba, Pagelaran Seni dan Pengukuhan Duta Bersinar Kecamatan Kuta Utara

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung menggandeng Komunitas Nak Muda Berkarya menggelar acara bertajuk “Merdeka Tanpa Narkoba”. Kegiatan yang memadukan pagelaran seni dengan peluncuran serta pengukuhan program Duta Bersinar (Bersih Narkoba) Kecamatan Kuta Utara ini berlangsung di Mie Kober Dalung, Kuta Utara, Kamis (27/8/2026). Aksi nyata ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.