Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Khawatir Dampak Lingkungan, Warga Pengambengan Jembrana Tolak Pabrik Sampah Medis

Bali Tribune/ Aksi warga desa turun ke jalan Minggu kemarin memprotes pembangunan pabrik sampah medis.
balitribune.co.id | Negara - Rencana pembangunan pabrik sampah medis terus menuai protes warga  masyarakat desa. Kali ini warga Desa Pengambengan melakukan aksi penolakan dengan turun ke jalan. Sementara perijinan pembangunan pabrik masih berproses di pusat. 
 
Seperti Minggu (12/1) puluhan warga menggelar aksi turun ke jalan. Selain berorasi dan memasang spanduk yang berisi penolakan, warga juga membuat petisi penolakan yang salah satunya kekhawatiran atas dampak negatif pabrik terhadap lingkungan.
 
Kendati sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kali sosialisasi oleh pihak investor dengan warga setempat dan puluhan warga telah menandatangani kesepakatan atas pendirian pabrik pengolahan sampah medis di Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Namun sejumlah warga Desa Pengambengan menyatakan menolak pendirian pabrik pengolahan sampah medis tersebut. 
 
Kendati salah satu investor pabrik pengolahan sampah medis telah menyatakan teknologi dan mesin yang digunakan tidak berdampak mecemari lingkungan, namun salah satu alasan penolakan kelompok warga ini adalah kekhawatiran terhadap dampak lingkungan. 
 
Kordinator aksi, Humaidi menyatakan Pengambengan merupakan kawasan industri perikanan dan makanan (ikan kaleng). Di samping itu, katanya, sebagian besar warga desa adalah nelayan. Dengan begitu, kehadiran pabrik sampah medis tersebut sangat tidak layak untuk dibangun di sana karena tak sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.  
 
Kendati pihaknya mengaku sudah ada sosialisasi dan sering bertemu dengan investor, namun ia menyebut perijinan pendirian pabrik tidak dilakukan dari bawah melainkan langsung ke pusat.
 
 “Sebelum ijin pembangunan pabrik terbit kami  secara tegas menolak, karena masyarakat seolah dibodohi oleh investor dengan mengatakan mesin canggih dari luar negeri. Namun bagi kami, mesin buatan manusia bisa secanggih apa pun juga toch akan rusak sehingga bisa mencemari lingkungan” ujarnya. 
 
Menurutnya limbah medis sangat sulit diolah sehingga diyakininya berdampak langsung terhadap masyarakat sekitar.
 
Bahkan ia menyebut tanda tangan warga termasuk dirinya dalam kesepakatan tersebut hanya daftar hadir sosialisasi, ‘hanya daftar hadir, bukan menyetujui pendirian pabrik sampah medis. Karena masyarakat tidak faham” tegasnya. 
 
Dia mengaku bahwa pihak investor sedang kebakaran jenggot sehingga membuat sejumlah gerakan untuk membuat masyarakat percaya. “Siapun investornya jangan sampai ada pabrik limbah medis dibangun di Bali. Kami tidak mau setelah berdiri baru ditolak sehingga investor juga akan rugi” paparnya.
Sementara itu, Perbekel Pengambengan, Kamaruzzaman menyatakan aksi warga turun kejalan itu merupakan spontanitas, 
 
“Saya berada diposisi tengah-tengah memberikan solusi ke masyarakat. Kalau lebih banyak dampak negatifnya kami akan memberikan solusi menolak, tapi kalau berdampak positif dan mesejahterakan masyarakat, kami kembalikan ke masyarakat” jelasnya. 
 
Ia menyebut kesepakatan itu dibuat tahun 2018 saat dirinya belum menjabat sebagai perbekel dan masih menjadi kepala dusun. “Kalau memang ada, itu kepala desa sebelumnya” ujarnya.
 
Pihaknya menginginkan kondisi masyarakat Pengambengan kondusif, “Kami ingin msyakarat tenang, damai, tidak ada permasalahan yang muncul di masyarakat” jelasnya. Adanya rencana pambangunan pabrik pengolahan limbah medis oleh dua investor yang berbeda di wilayahnya sudah menimbulkan gesekan di masyarakat. 
 
“Ini kan bentuk kecil, nantinya kalau sudah ada pabrik limbah medis itu, kami takut sampai masyarakat kami tidak bisa di tenangkan, kami juga tidak menjamin situasi akan kondusif” tandasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

114 Penduduk Pendatang Disasar Sidak Temesi Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Satpol PP Kabupaten Gianyar bersama Tiga Pilar Desa Temesi bersama melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penduduk pendatang di Banjar Temesi, Desa Temesi, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Minggu (27/9/2026) malam. Seratus lebih penduduk pendatang diperiksa dan masih ada yang belum laporan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Propam Polres Gianyar Selidiki Anggota Jual Senpi Ilegal 

balitribune.co.id | Gianyar - Usut asal-usul kepemilikan senjata yang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar dari seorang pria berinisial Ade Ready MP alias ARM yang ditangkap dalam kasus narkoba, menjadi perhatian serius Kapolres Gianyar. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Gianyar pun langsung mengamankan personilnya dna kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Selengkapnya icon click

Pemotor Oleng Tabrak Truk Angkut Baja Ringan Hingga Tewas

balitribune.co.id | Tabanan – Seorang pengendara sepeda motor, Saiful Anwar (24), tewas di Jalur Denpasar-Gilimanuk usai menabrak truk pengangkut baja ringan di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Kecelakaan maut yang melibatkan motor Honda Beat DK 3576 UR dan truk AG 8147 Y tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 19.40 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Yeh Ngigih Mulai Dibeton, Jalur Gadung Sari-Pesagi Ditutup

balitribune.co.id | Tabanan – Akses jalan penghubung Desa Gadung Sari di Kecamatan Selemadeg Timur dan Desa Pesagi di Kecamatan Penebel melalui Jembatan Yeh Ngigih akan ditutup total mulai Selasa (29/9/2026).

Penutupan rute antarkecamatan tersebut dilakukan seiring perbaikan jembatan yang sudah masuk tahap pembetonan. Penutupan jalur ini diterapkan lantaran material pembetonan akan segera tiba di lokasi proyek.

Baca Selengkapnya icon click

Puskesmas II Sanur Direncanakan Pindah Lokasi 

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah mengkaji rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan yang saat ini berlokasi di Jalan Danau Buyan III, Sanur. Relokasi diusulkan sebagai langkah jangka panjang untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut berada di atas aset milik pemerintah daerah. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.