Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kinerja BPD Tak Terpengaruh Dengan Adanya Plt Dirut

(Kiri-Kanan) Ida Bagus Gede Setia Yasa, I Nyoman Sudharma dan I Wayan Sutela Negara.

BALI TRIBUNE - . Kinerja Bank BPD Bali tidak terpengaruh meski untuk jabatan direktur umum (dirut) dan direktur kredit masih dalam proses perekrutan. Demi kelancaran operasional dua jabatan yang kosong diisi pelaksana tugas (Plt). Plt. Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma yang ditemani Plt. Direktur Kredit Ida Bagus Gede Setia Yasa dan Direktur Kepatuhan I Wayan Sutela Negara di Renon mengatakan, kendati dua jabatan diisi Plt tidak akan mengurangi kinerja bank milik krama Bali ini. Perkembangan bank optimistis sesuai harapan. “Program-program yang telah ditentukan lewat rencana bisnis bank (RBB) bisa berjalan. Tugas dan wewenang bisa tertangani dengan baik,” katanya. Ia yang juga menjabat sebagai Direktur Bisnis Non Kredit (BNK) ini menerangkan, pencapaian target bank diupayakan tercapai lewat berbagai program yang akan disasar. Salah satunya program digital banking yang akan ditingkatkan mengingat masyarakat yang bertransaksi secara digital ke depannya akan lebih banyak. “Nasabah dari kaum milenial dalam bertransaksi saat ini tidak ingin susah lagi ke bank, namun bisa bertransaksi dari rumah sehingga digital banking akan lebih dioptimalkan,” ujarnya. Dari sisi bank pun dengan adanya digital banking perkembangan produk tabungan makin meningkat. Selain itu BPD Bali juga akan menuju Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). IB Setia Yasa mengatakan hal sama, kinerja bank optimistis tercapai. Itu sesuai dari sisi proyeksi yang tercantum dalam RBB di mana pangsa pasar tumbuh 9 persen untuk kredit dan 10 persen untuk dana pihak ketiga (DPK). Optimis dapat tumbuh dengan pertimbagan beberapa rasio CAR, LDR dan lainnya masih terjaga, termasuk rasio kredit bermasalah (NPL) mengalami perbaikan. “Pada 2017 pertumbuhan DPK posisi Rp 17,4 triliun dan  kredit Rp 16,2 triliun. Tahun ini bisa lebih tinggi,” harapnya. Sementara terkait GPN pada 27 Juni 2018, kata Setia Yasa, bank akan merintis jaringan prima, salah satunya dengan BCA. “Melalui GPN untuk transaksi pembayaran dan keuangan, khususnya transfer antarbank, saat ini sudah terhubung dua lembaga switching. Itu sudah sesuai dengan standar dari Bank Indonesia,” ucapnya. Ia yang juga menjabat Direktur Operasional ini menerangkan, BPD Bali secara bisnis ke depannya tidak jadi penonton terkait transaksi internasional. Dengan bekerja sama dengan lembaga switching tentunya akan dioptimalkan sesuai rencana bisnis mendekatkan BPD Bali lewat elektronik channel kepada masyarakat di Pulau Dewata. “Segmen pasar di Bali tidak hanya PNS. Sebagai perbankan daerah atau regional development di sektor perekonomian telah berkolaborasi dengan pemda misal pembayaran pajak daerah, samsat sebagai gate way secara nasional,” paparnya sembari menambahkan, diakui bank pun terus meningkatkan transaksi nontunai lewat e-retribusi. Nasabah UMKM, pedagang di pasar terus diedukasi terkait layanan Bank BPD Bali yang dialiansikan ke agen pembayaran lewat layanan laku pandai.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.