Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kirab Nyepi di Surakarta, Duta Seni Jembrana Tampilkan Fragmentari "Prabawa Natha"

Bali Tribune / MEMUKAU - Puluhan seniman asal Kabupaten Jembrana tampil memukau saat kirab dan pentas seni menyambut dan memeriahkan Nyepi pergantian tahun baru caka di Surakarta.

balitribune.co.id | NegaraKini peringatan hari suci Nyepi serangkaian pergantian tahun caka kini diperingati di sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satunya di Kota Surakarta yang baru pertamakali melaksanakan peringatan menyambut Nyepi. Bahkan Kabupaten Jembrana secara khusus mengirimkan duta seni ke Surakarta untuk mengikuti kirab dan pentas seni menjelang Nyepi.

Kota Surakarta menyambut Hari Raya Nyepi dengan menggelar kirab dan pentas kesenian yang dipusatkan di kantor Balaikota Surakarta pada Sabtu (18/3) sore. Acara tersebut merupakan yang pertama kali diadakan dan diikuti oleh warga dari berbagai wilayah seperti Solo, Klaten, Jogjakarta, hingga Gunung Kidul. Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, dan putranya, Jan Enthes Srinarendra, turut serta dalam kirab umat Hindu di Solo Raya dengan mengenakan pakaian adat madya Bali.
 
Dalam gebyar kesenian itu, duta kesenian Kabupaten Jembrana  yang difasilitasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, menghadirkan fragmentari baleganjur Prabawa Nata. Selain saat kirab, kesenian yang ditampilkan sanggar Sanggita Mredangga ini juga tampil saat pentas seni pada Sabtu malam di Plaza Balaikota Surakarta. Sebanyak 45 penari dan penabuh dari Jembrana tampil memukau dan mendapatkan applause meriah dari masyarakat Surakarta termasuk Walikota Gibran Rakabuming Raka
 
Kirab ogoh-ogoh dan kesenian Bali dan Jawa ini menjadi yang pertama di Solo dan melibatkan seniman serta komunitas umat Hindu di Solo Raya. Gibran Rakabuming Raka membuka ruang terbuka Balaikota Surakarta untuk rangkaian perayaan Nyepi umat Hindu di Solo. Meskipun minoritas, Gibran berharap agar semua hari raya bisa dirayakan bersama agar lebih meriah. Oleh karena itu, selain memfasilitasi ruang Balaikota dengan ornamen Hindu, Walikota Gibran juga turut terlibat dalam kirab ogoh-ogoh.
 
Pihaknya juga memastikan kedepannya perayaan pergantian tahun baru caka/hari suci Nyepi di Surakarta ini akan dilaksanakan berkelanjutan setiap tahunnya. "Tahun depan kita ramaikan lagi, kita sediakan Balaikota ini untuk seluruh umat memanfaatkan perayaan hari raya," ujar Gibran. Sala satu yang menarik perhatian public adalah Jan Enthes. Cucu Presiden RI Joko Widodo ini gembira berjalan berkeliling mengikuti kirab dengan mengenakan busana adat Bali dengan udeng, kemeja putih, dan kamben.
 
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Sapta Negara mengatakan duta kesenian ini dihadirkan sebagai bentuk partisipasi perayaan Nyepi di Solo. "Atas undangan dari PHDI Surakarta dan mendapat sambutan positif dari Bupati Jembrana, kami hadir menampilkan kesenian," ujarnya. Sebelumnya, Bupati Jembrana I Nengah Tamba juga  berharap kerjasama budaya ini bisa berkelanjutan dan mengundang Kota Solo agar ikut tampil saat perayaan HUT Kota Negara.

wartawan
PAM
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.