Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Klasik dan Langka, Wayang Wong Griya Jelantik Delod Pasar Sanur Siap Tampilkan Setubanda di PKB

Bali Tribune/Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menyerahkan secara simbolis dana pembinaan kepada Duta Seni Kota Denpasar, Wayang Wong Griya Jelantik Delod Pasar, Sanur, Rabu malam (11/5) di Balai Banjar Pekandelan Sanur.


balitribune.co.id | Denpasar - Duta Seni Kota Denpasar dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV tahun 2022 kembali mendapatkan pendampingan dan pembinaan dari tim pembinaan Pemkot Denpasar. 
 
Pada Rabu malam (11/5) bertempat di Balai Banjar Pekandelan Sanur, Wayang Wong Griya Jelantik Delod Pasar, Sanur mendapatkan pembinaan dari tim pembina Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Dalam pembinaan ini dihadiri Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan menyerahkan secara simbolis dana pembinaan.
 
 Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kadis Kebudayaan Denpasar, Raka Purwantara, Camat Denpasar Selatan I Made Sumarsana, dan tokoh masyarakat desa setempat. 
 
Sekda Alit Wiradana memberikan apresiasi atas persiapan dan semangat para seniman Wayang Wong Gria Delod Pasar Sanur serta para pembina yang telah memberikan pendampingan. "Persiapan yang telah dilaksanakan, telah memberikan gambaran kepada para pembina dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar tentang penampilan nanti pada ajang PKB," ujar Alit Wiradana.
 
 Disampaikan pula bahwa beberapa catatan dari pembinaan ini dapat ditindaklanjuti dengan baik, serta dapat memberikan penegasan dan penjiwaan dalam penampilan pementasan nanti. Alit Wiradana juga mengharapkan kepada para seniman Wayang Wong untuk selalu menjaga kesehatan, kekompakan dan semangat dalam mempersiapkan penampilan di ajang PKB tahun ini.
 
Sementara pembina Wayang Wong, I Made Dana menyampaikan bahwa keberadaan Wayang Wong Griya Jelantik Delod Pasar Sanur menjadi sebuah warisan  sejarah  dengan ciri khas dan warna dari tapel Wayang Wong ini belum pernah diganti. Hingga berkesempatan tampil di ajang PKB tahun ini yang mendorong generasi muda untuk memberikan warna dalam pelestarian kesenian klasik ini. 
 
"Penabuh hingga penari dalam pementasan wayang wong kita perkuat dengan memberikan dorongan kepada generasi muda, serta langkah ini juga tidka terlepas dari program Pemkot Denpasar dalam pelestarian kesenian klasik," ujarnya. 
 
Dijelaskan pula bahwa penampilan pada ajang PKB nanti, Wayang Wong Jelantik Delod Pasar Intaran Sanur akan membawakan cerita Setubanda. 
 
Sementara tim pembina, Nyoman Suarsa menyampaikan penampilan para seniman Wayang Wong yang secara keseluruhan dari generasi muda ini telah mampu menampilkan garapan sesuai dengan sinopsis yang disampaikan dalam kisah Setubanda. Tentu kami mengingatkan kepada para penari untuk terus menguatkan setiap karkater dan penjiwaan Wayang Wong yang diperankan. "Kami apresiasi kepada Pemkot Denpasar dan juga Griya Delod Pasar Sanur yang telah memberikan perhatian kepada kesenian Wayang Wong sebagai salah satu kesenian yang klasik dan langka saat ini," ujarnya.
wartawan
YAN
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.