Klungkung Segera Miliki Gedung Perpustakaan Umum Baru | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 02 Juli 2022
Diposting : 24 June 2022 00:06
SUG - Bali Tribune
Bali Tribune/ BATU PERTAMA - Bupati Suwirta melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Klungkung.

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung, melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung membangun Gedung Perpustakaan Umum yang cukup megah di tengah kota. Proyek gedung baru ini senilai 4,5 Miliar dengan 2 lantai.

Hal ini terlihat saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengawali proses pembangunan dengan melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kantor Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Klungkung di Jalan Ngurah Rai, Semarapura Tengah, Kamis (23/6/2022).

Bupati Suwirta berharap terbangunnya Gedung Perpustakaan Umum ini bisa meningkatkan minat baca dan sebagai pusat informasi aktivitas baca dengan tampilan perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan memerdekakan belajar. Ia berharap rekanan bekerja dengan baik, tidak mengurangi kualitas dan berjalan dengan lancar. Disamping itu Konsultan pengawas juga harus mengawasi dengan baik, dan bekerja dengan sebaik-baiknya. "Kami berharap dengan dibangunnya gedung Perputakaan Umum ini bisa meningkatkan minat baca generasi muda dan sebagai tepat inklusi soisal, " harapnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, mengatakan pembangunan Gedung Perpustakaan Umum ini bersumber dari DAK Fisik Rp 4,5 Miliar yang dikerjakan oleh pemenang tender CV Sari Murti dan konsultan pengawas Cv Jaya Desain dengan waktu pengerjaan selama 180 hari dan diperkiraan selesai di awal bulan Desember 2022.

Dijelaskan, adapun rencana gedung yang akan dibangun dengan 2 lantai, lantai 1 terdiri dari teras, lobby, ruang pertemuan, area layanan, area pameran, area baca anak-anak, lansia/difabel, remaja, dewasa dan ruang laktasi. “Sedangkan untuk di lantai 2 terdiri dari ruang pengolahan, koleksi baru, tandon, ruang cctv, ruang internet, ruang aktivitas publik,” ujar Komang Wisnuadi.