Diposting : 6 April 2020 07:10
Nyoman Astana - Bali Tribune
Bali Tribune/ DONOR DARAH - PMI dan Kodim 1616/Gianyar menggelar kegiatan donor darah.
Balitribune.co.id | Gianyar - Mengantisipasi kekurangan stok darah di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar, Kodim 1616/Gianyar menggelar kegiatan donor darah di Aula Makodim 1616/Gianyar, akhir pekan lalu. Juga gencar melakukan sosialisasi dan turut mendukung imbauan pemerintah dalam upaya pencegahan virus Corona (Covid-19).
 
Kegiatan sosial kesehatan ini patut diacungi jempol, karena antusias dan kepedulian sejumlah anggota Kodim 1616/Gianyar pada sesama yang membutuhkan bantuan donor darah. Sekaligus wujud sinergitas dan kolaborasi yang solid antara Kodim 1616/Gianyar dan pihak PMI Kabupaten Gianyar.
 
"Perkembangan situasi saat ini, seiring dengan mewabahnya virus Corona atau Covid-19 di wilayah Indonesia pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Gianyar, perlu disikapi dengan langkah-langkah proaktif dari semua pihak. Sekaligus sebagai upaya preventif dengan menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan dukungan di bidang kesehatan," ujar Dandim 1616/Gianyar Letkol Inf Frandi Siboro. 
 
Menurutnya, jajaran TNI AD, khususnya Kodim 1616/Gianyar juga tanggap dalam memberikan perhatian serius terhadap hal-hal yang berkenaan dengan bidang sosial kesehatan, seperti dengan menggelar kegiatan donor darah untuk membantu PMI dan masyarakat. "Salah satu yang dapat kami lakukan dalam mengantisipasi kekurangan stok darah di bank darah PMI Kabupaten Gianyar saat ini adalah dengan melakukan kegiatan sosial donor darah yang melibatkan sejumlah personel Kodim 1616/Gianyar bekerja sama dengan PMI Gianyar," katanya seraya mengingatkan para personel TNI dan masyarakat untuk melakukan social distancing dan physical distancing.
 
Manager Kualitas PMI Kabupaten Gianyar I Putu Aditama Dewantara, AMd,AK, mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi Kodim 1616/Gianyar dalam menyumbangkan darah. "Stok darah saat ini memang berkurang di PMI, akibat dampak virus Corona karena diberlakukan social distancing, sehingga masyarakat membatasi diri untuk keluar rumah dan hal ini juga dialami oleh semua kabupaten di Bali," katanya, sembari berharap dukungan partisipasi masyarakat dan instansi lainnya untuk ikut menyumbangkan darahnya, sehingga ketersediaan darah di Kabupaten Gianyar tetap terpenuhi.