Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kokokan Mulai Mudik, Wisatawan Termagnet

Bali Tribune/ KEMBALI - Burung Kokokan Petulu sudah kembali bersarang untuk bertelur.

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah sempat bermigrasi sementara, burung kokokan (bangau) kini sudah mulai pulang ke habitatnya di Banjar Petulu Gunung, Desa Petulu Kecamatan, Ubud. Karena di akhir tahun, burung kokokan memasuki musim berkembang biak. Kehadiran kokokan yang memutihkan pepohonan setempat pun menjadi daya magnet wisatawan serta para fotografer.

Kelian Banjar Petulu, Made Rawa, Kamis (20/10) menjelaskan burung kokokan saat ini sudah mulai berdatangan (kembali) untuk bersarang dan bertelur.

"Puncaknya nanti di Desember, semua kokokan akan mengeram telur, namun momen terbaik mengambil foto saat ini, pas musim kawin," jelas Made Rawa.

Sehingga kalau datang sekitar bulan Desember, kokokan sudah pada mengeram, sehingga objek foto terbatas. Dan di bulan Maret mendatang, kokokan akan kembali ke alam liar untuk mencari makan.

Dikatakannya, beberapa kokokan yang bersarang di rumah warga, dipindahkan ke habitat asli, di hutan desa dekat Pura Dalem Desa Adat Petulu. Sayangnya, sarang burung kokokan sangat rentan terhadap cuaca, sehingga yang bersarang di pohon dan terkena hujan, telur tidak bisa menetas.
 
"Sarangnya sangat rentan, bertelur di pohon dan kena hujan tidak akan bisa menetas," urainya. Sehingga dengan kondisi ini, pengelola objek wisata ingin memindahkan tempat bertelur agar aman dari pengaruh hujan.

Disebutnya, saat musim kawin tahun sebelumnya, jumlah Kokokan mencapai ribuan, sebagiannya bersarang di rumah warga. Yang bersarang di rumah warga ini biasanya gagal menetas. Sebelumnya ada sekitar 60an ekor Kokokan yang bertelur di rumah warga, hanya sebagian yang berhasil menetas.

Sedangkan wisatawan yang mendatangi objek wisata Petulu, rata-rata 20 wisatawan per hari. Sebagian besar wisatawan ini adalah penggiat fotografi dan mengambil gambar sejak pagi. "Ada yang beberapa kali datang, mencoba mengambil momen musim kawin burung. Rata-rata mereka puas," jelas Made Rawa.

wartawan
ATA

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.