Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komang Takuaki Minta Pemerintah Tegas Hadapi Wisman Nakal di Bali

Bali Tribune / Komang Takuaki Banuartha.

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerhati sekaligus pelaku pariwisata, Komang Takuaki Banuartha, menilai kebangkitan pariwisata Bali pasca pandemi Covid-19, tentu dilalui dengan tidak mudah oleh masyarakat Bali.  Seiring dengan mulai masuknya wisatawan, khususnya wisatawan asing, ekonomi di sektor pariwisata mulai menggeliat. Namun demikian, Komang Takuaki mencermati, tidak sedikit usaha-usaha yang mestinya digarap oleh masyarakat lokal, justru menjadi incaran Wisman. Dampaknya, diam-diam Wisman pun mulai mencoba mengambil alih usaha lokal masyarakat Bali.

“Apakah sesuai tidak dengan aturan mereka membuat usaha? Meski sudah ada tindakan Imigrasi dan deportasi, tentu saja masih banyak yang belum tersentuh. Seperti sekarang di Ubud, di mana budaya sangat kental di Ubud, namun terdengar adanya “Kampung Bule” Rusia, membuat suatu kegiatan di Ubud, seperti ada kursus naik sepeda motor di Sayan, kafe kecil dekat Kuburan Sayan, pengelolaan villa, laundry, dan lain-lain. Nah, kalau begitu bagaimana nasib pengusaha lokal kita,” tegasnya, Minggu (28/5), sembari menyoroti para Wisman yang mulai berperilaku tidak sopan selama berlibur di Bali.

Komang Takuaki yang juga selaku Bendahara Partai Golkar,   berharap Pemerintah segera melakukan aksi turun ke lapangan, terlebih jangan sampai ada pembiaran di wilayah Gianyar. Selain itu, pemerintah diharapkan melindungi masyarakat, bukan sebaliknya investor asing yang telah melanggar aturan.

“Soal pelatihan mengendarai motor misalnya, kenapa bisa jadi ada pembiaran oleh Desa Sayan? Apalagi itu (tempat Wisman latihan-red) itu adalah lahan milik desa setempat. Sedangkan, untuk Kampung Bule, mereka menyebar, ada di Tegalalang, dan lainnya,” bebernya.

“Usaha yang dirintis warga lokal dari kecil hingga mempunyai puluhan motor, tiba-tiba sekarang ada orang asing membuat usaha atau bisnis yang sama. Dengan memiliki jumlah kendaraan lebih besar dan harga ditawarkan relatif murah. Dalam kompetisi bisnis, ini kan sudah namanya ‘membunuh’ pengusaha lokal. Nah, dari masalah ini tindakan apa yang akan pemerintah ambil? Harus ada tindakan supaya pengusaha lokal kita menjadi nyaman berusaha. Mungkin saja ada tindakan, tetapi tidak signifikan sehingga masih ada ditemukan kasus serupa di lapangan,” tegasnya.

“Ia (Wisman) berusaha membuat bisnis dengan modal yang dibawa dari negaranya. Macam-macam usahanya, dari usaha kecil dan besar,” papar Komang Takuaki yang juga politisi Golkar Bali ini.

Selain itu, bilamana Wisman mengambil alih bisnis masyarakat lokal, khususnya di daerah wisata atau desa wisata dapat menimbulkan pengangguran. Kondisi inilah patut diantisipasi pemerintah, melalui kewenangannya di lapangan, pemerintah diharapkan mampu lekas mencegah tindakan Wisman yang telah lama dikeluhkan masyarakat.

“Perlu diingat kembali, kita kena pandemi ini kan lama sekali sebelumnya. Ini baru mulai pulih, mereka (masyarakat) baru saja memulai usaha, lalu ada ‘serangan’ terhadap usaha lokal. Tolong pemerintah jelaskan aturan ke masyarakat, jangan sampai pemerintah juga terus disalahkan masyarakat,” tegasnya.

wartawan
ARW
Category

Ratusan Kaling dan Kadus se-Denpasar dikumpulkan, Ada Apa?

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengumpulkan seluruh Kepala Lingkungan (Kaling), Kepala Dusun (Kadus), dan Kelian Adat se-Kota Denpasar di Graha Sewakadharma, Lumintang, Kamis (26/3/2026). Koordinasi ini bertujuan memperkuat persiapan penanganan sampah berbasis sumber menjelang penutupan TPA Suwung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Klungkung Optimis Kunjungan Wisata ke Bali Aman

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria memastikan kunjungan wisata ke Bali tetap aman meskipun kondisi global sempat memengaruhi jadwal penerbangan internasional menuju Pulau Dewata. Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk menjaga stabilitas sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ditinggal Mudik, Rumah Kosong Jadi Sasaran Patroli Polisi

balitribune.co.id I Gianyar - Ditinggal  mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, sejumlah rumah kosong yang ditinggal pemiliknya menjadi titik rawan yang tak luput dari perhatian aparat kepolisian. Menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Piket Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Gianyar melaksanakan kegiatan patroli sambang ke permukiman warga yang ditinggal mudik, Kamis (26/3/2026) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulundanu Batur, Dinas PUPR Bangli Bersih-Bersih di Ruas Jalan Alternatif

balitribune.co.id I Bangli - Guna memberikan rasa nyaman bagi pemedek yang akan tangkil melakukan persembahyangan serangkaian karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Dinas PUPR Perkim Bangli  turun melakukan pemantauan dan sekaligus melakukan perbaikan badan jalan yang rusak serta melakukan pembersihan bahu jalan.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.