Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi IV DPRD Badung Raker Bersama Disdikpora dan Diskes Bahas Program Tahun 2026

DPRD Badung
Bali Tribune / Raker Komisi IV DPRD Badung dengan Disdikpora dan Diskes Badung pada Selasa (4/11)

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi IV DPRD Badung telah menggelar tapat kerja membahas program kerja tahun 2026, pada Selasa (4/11). Dalam rapat yang mengundang Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) serta Dinas Kesehatan Badung ini membahas sejumlah program. Meliputi ratusan guru kontrak yang belum menjadi PPPK, dan kurangnya fasilitas kesehatan di Kecamatan Kuta Selatan.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana, didampinggi para anggora seperti, Wayan Joni Pargawa, Nyoman Sudana, dan Ni Luh Putu Sekarini. Ada juga Kadiskes Badung, dr. Made Padma Puspita, dan Kadisdipora Badung, I Gusti Made Dwipayana beserta para staf.

Usai rapat, Graha Wicaksana mengatakan, rapat tersebut dilaksanakan untuk membahas program-program kerja pemerintah daerah. Dari Disdikpora ia mencermati adanya 394 guru kontrak yang belum naik status menjadi PPPK. Hal ini diketahui lantaran masa kerja yang belum memenuhi ketentuan mengikuti seleksi. “Kemarin mereka tidak lulus PPPK terkait dengan masa pengabdiannya kurang dari dua tahun,” ujarnya.

Pihaknya juga menyebutkan, kendala lainnya yang dihadapi, yakni tidak ada formasi guru bahasa daerah atau Bahasa Bali yang dibuka dalam seleksi. Untuk itu, Komisi IV bersama Disdikpora telah sepakat untuk berkonsultasi permasalahan tersebut dengan Kementerian Pendidikan. “Kami bersepakat dengan Dinas Pendidikan untuk merancang konsultasi secara vertikal dengan Kementerian Pendidikan Pusat, sehingga nantinya apakah memungkinkah pemerintah daerah mengeluarkan diskresi atau kebijakan supaya guru-guru ini tidak dirumahkan,” ungkapnya.

Disisi lain, politisi asal Kuta ini pun meminta agar Disdikpora melakukan renovasi sekolah-sekolah yang rusak. Sebab dari pantauan Komisi IV memang ada sekolah yang plafonnya jebol.

“Ini sudah dirancang oleh Bapak Kadis bahwa di tahun 2026 ada sekitar 22 sekolah yang akan diperbaiki, dan ada sekitar 10 sekolah yang masih ditunda,” paparnya.

Sementara terkait kurangnya Faskes, Graha Wicaksana berharap, akan semakin banyak Puskesmas yang dibangun. Terlebih saat ini di Kecamatan Kuta Selatan hanya memiliki satu Puskesmas untuk melayani masyarakat. “Ini juga dirancang ke depannya akan dibangun Puskesmas Pembantu di Pecatu maupun Puskesmas Pembantu di Tuban. Sehingga kami berharap pelayanan kesehatan ini bisa langsung ke tengah masyarakat,” terangnya.

Selain itu, ia pun juga meminta, agar Rumas Sakit Giri Asih dan Rumah Sakit Suwiti segera dibuka. Keberadaan dua rumah sakit di utara Badung ini pun sangat diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami juga mengharapkan supaya Rumah Sakit Suwiti dan Rumas Sakit Giri Asih bisa segera beroperasi dan melayani masyarakat menggunakan fasilitas BPJS,” ucapnya seraya berharap layanan kesehatan hingga mobil jenazah juga perlu ditingkatkan. 

wartawan
ANA
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.