Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komitmen RS Berskala Internasional Jadikan Sanur Destinasi "Medical Tourism"

Bali Tribune / (Ki-ka) Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, IB Sidharta Putra, Wakil Gubenur Bali, Prof.Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan dr Mira Dyah Wahyuni, MARS., selaku Direktur Utama, PT. Pertamedika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC).
balitribune.co.id | Denpasar - Hampir 2 juta orang Indonesia bepergian ke luar negeri untuk tujuan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan berkelanjutan lainnya seperti kanker dan aestethic di tahun 2019. Akibatnya, diperkirakan Indonesia kehilangan Rp 97,6 T setahun dari sektor kesehatan ini. Padahal Indonesia memiliki peran penting di Asia dengan prediksi pengembangan ekonomi yang pesat, membuka peluang untuk bersaing dan memiliki infastuktur serta nilai tambah salah satunya dibidang kesehatan ini.
 
"Melalui pemikiran dan inisiatif lantas pemerintah Indonesia melalui BUMN  secara serius berinovasi membangun fasilitas bertaraf International dengan teknologi, spesialisasi serta didukung oleh sistem dan sumber daya manusia kesehatankandal," ujar dr Mira Dyah Wahyuni, MARS., selaku Direktur Utama, PT. Pertamedika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC), saat hadir bersama Wakil Gubenur Bali, Prof.Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, IB Sidharta Putra dalam talkshow "Challenges & Opportunities of Indonesia's medical Tourism" di Puri Santrian Sanur, Denpasar, Senin (23/1). 
 
Seperti diketahui, PT Pertamina Bina Medika – Indonesia Healthcare Corporation (IHC) bersama dengan Mayo Clinic merancang desain bangun, tata kelola dan budaya, layanan medis dan quality assurance dengan tujuan untuk memposisikan kualitas, keamanan, dan pengalaman pasien pada standar internasional tertinggi-dengan demikian diharapkan orang Indonesia tidak perlu lagi keluar negri untuk berobat.
 
"Hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seluas 40 hektar untuk kesehatan yang pertama di Sanur, Bali juga merevitalisasi hotel bersejarah yang dibangun oleh Ir. Soekarno dan menyatu dengan etno botanical garden, menjadi tonggak pembangunan Sanur yang sudah terkenal sejak beberapa dekade sebagai destinasi wisata sarat dengan budaya dan sejarah menjadi pilihan lokasi yang tepat," sebut dr. Mira. Pembangunan rumah sakit yang dikerjasamakan dengan  Mayo Clinic dr. Mira, mengharapkan selesai pada akhir 2023 dan beroperasi penuh pada awal tahun 2024, sambungnya.
 
Berdiri di atas lahan seluas 5,0 Ha (dengan luas bangunan sekitar 60.000 M2 di empat lantai) yang dikelilingi oleh landscape tanaman tropis, pengembangan Bali International Hospital (BIH) merencanakan 250 tempat tidur rawat inap, dengan 6 pusat unggulan kelas dunia, terutama di sektor Cardiology, Oncology, Neurology, untuk manajemen penyakit kritis. Selain itu, Gastro-Hepato (Gastroenterology), Orthopaedic serta Medical check up akan menjadi spesialisasi medis yang sepenuhnya terintegrasi ke dalam Rumah Sakit ini.
 
"KEK Kesehatan ini kelak bukan hanya menawarkan 'Medical Tourism' namun juga dapat menjadi tujuan untuk 'wisata wellness' sehingga Bali akan memiliki 'Health Tourism' yang komphrehensif," pungkasnya.
 
Mayo Clinic merupakan rumah sakit terbaik dunia (sejak publikasi daftar Global Newsweek & Statista Inc. pertama pada tahun 2019), rumah sakit terbaik AS selama tujuh tahun berturut-turut, serta peringkat teratas dalam empat belas spesialisasi (US News & World Report). Mayo Clinic adalah lembaga perawatan kesehatan terkemuka di dunia, yang menonjol karena keunggulannya yang konsisten, termasuk dokter yang terkemuka, perawatan keperawatan terbaik, dan teknologi canggih.
 
Mengambil inspirasi Sanur dari asal kata “Sahar Nuhur” atau “silahkan datang” dan dimana wilayah desa Intaran (diambil dari banyaknya tumbuhan perdu Intaran) dulunya banyak dipakai untuk pengobatan serta Sanur yang juga dikenal sebagai “the sunrise of Bali” menjadikan Sanur istimewa sebagai destinasi Kesehatan.
 
Rumah Sakit Internasional Bali berkomitmen untuk menempatkan dan menumbuhkan reputasi Bali sebagai destinasi medical tourism terkemuka di Indonesia. Perusahaan berharap dapat terus dipercaya dan mendapatkan dukungan penuh baik dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat sehingga dapat mencapai tujuan bangsa  yakni membawa potensi Indonesia melalui Bali.
 
“Pada akhirnya, rumah sakit internasional ini menjadi kebanggaan dan semakin berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan daerah. Ini bagian dari komitment badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk Indonesia,” pungkas dr. Mira. 
wartawan
ARW
Category

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.