Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kondisi Bayi yang Diterlantarkan Orangtuanya Belum Stabil

DIRAWAT - Bayi malang yang ditelantarkan ibunya masih dirawat dalam inkubator ruang NICU, di RSUD Sanjiwani Gianyar, Senin (7/1).

BALI TRIBUNE - Kondisi bayi prematur yang ditelantarkan orangtuanya di RSUD Sanjiwani Gianyar, hingga Senian (7/1), kondisinya masih belum stabil. Beratnya beluam juga bertambah yakni hanya  1,5 gram. Pihak rumah sakitpun telah melakukan CT Scan, untuk memonitor apakah ada penyakit lain yang menjangkiti si bayi, mengingat ia terlahir dalam kondisi prematur. Pantuan Bali Tribune ,  Bayi laki-laki malang ini masih dirawat dalam inkubator nomer tiga. Gerakannya relatif aktif,  kaki bergerak lemas dan  tubuhnya sangat kurus.  Memang,  permasalahannya ada di berat badan, seharusnya 2,5 gram, ia hanya 1,5 gram, jadi sangat kurang.  Bayi ini juga sempat menjalani CT Scan untuk mengetahui apakah ada komplikasi, tapi hasilnya belum keluar. Sementara untuk memenuhi kebutuhan bayi, seperti pembelian pempers, tisu basah, baju dan kelengkapan bayi lainya, telah terkumpul biaya sebesar Rp 2 juta lebih. Biaya tersebut berasal dari sumbangan sukarela manajemen RSUD Sanjiwani, Sekolah Dasar (SD)  6 Samplangan dan iuran sukarela pegawai.  Kini, biaya tersebut masih tersisa sekitar Rp 1,3 juta lebih. Namun diprediksi biaya tersebut relatif kurang, mengingat pihak rumah sakit belum bisa memastikan kapan bayi tersebut pulih secara total. Terlebih lagi, beum tampak relawan kemanusiaan di Bali, yang datang untuk memberikan bantuan. “Belum ada relawan yang datang, bantuannya masih dari managemen, sumbangan sukarela pegawai dan SD 6 Samplangan,” ujar petugas di ruang NICU Kepala Dinas Sosial Gianyar, Made Watha saat dikonfirmasi, tak menampik ada sejumlah warga yang ingin megadopsi. Namun pihaknya belum memikirkan sampai sejauh itu. Sebab saat ini, ia masih fokus pada penyembuhan. Selain itu, jika nanti bayi tersebut sudah sembuh, pihaknya juga akan melakukan seleksi. Kata dia, pihaknya akan memprioritaskan orang tua asuh yang beragama Islam. Sebab bayi ini lahir dari ibu beragama Islam. Namun jika saat bayi tersebut sudah pulih, tapi tak ada yang mengadopsi, pihaknya akan menitipkannya di panti asuhan. “Kami masih fokus pada penyembuhan, belum terpikir untuk memberikan hak asuh pada orang lain. Tapi kalaupun nanti sudah sembuh, kami prioritaskan yang agama Islam, karena bayi ini ibunya Islam, supaya satu rumpun dan tak menjadi masalah di kemudian hari,” tandasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Sanggar Titi Bah Memukau PKB 2026, Arja Klasik “Kembar Buncing” Angkat Pesan Kesucian Jiwa dan Regenerasi Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Duta Kabupaten Badung, Sanggar Titi Bah dari Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, sukses memukau penonton saat tampil dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lebih Bertenaga dan Aerodinamis, Intip Ketangguhan New Honda Vario Evo 160

balitribune.co.id | Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New Honda Vario Evo 160 sebagai generasi terbaru skutik 160cc yang hadir dengan evolusi desain, warna dan diperkaya fitur baru. Pilihan terbaru ini dipadukan dengan performa tinggi untuk memberikan pengalaman sensasi berkendara yang kencang dan memberikan kebanggaan bagi penggunanya.

Baca Selengkapnya icon click

Drama Kelahiran di Denpasar: Mengaku Lajang di Rumah Sakit, Istri Dilaporkan Suami

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang suami berinisial RSL resmi melaporkan istrinya, berinisial KC, ke Polresta Denpasar terkait dugaan tindak pidana penggelapan asal-usul orang. Laporan ini dipicu oleh tindakan KC yang diduga menyembunyikan status pernikahan dan kehamilannya saat proses persalinan anak pertama mereka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Menyala! Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Titik Nol Singaraja

balitribune.co.id | Singaraja - Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna serta Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, melakukan penyalaan lampu perdana di kawasan Titik Nol Kota Singaraja sejumlah 75 lampu trotoar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mengurai Persimpangan Sejarah dan Administrasi Negara: Bagaimana Taman Narmada Beralih Menjadi Aset Pemerintah?

balitribune.co.id | ​Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyentuh lapisan sejarah, hukum agraria, cagar budaya, dan rasa keadilan kultural: bagaimana mungkin Taman Narmada, yang dikenal sebagai warisan Raja Mataram Lombok, kini tercatat sebagai milik negara atau pemerintah?

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.