Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kondisi Gedung DPRD Bangli Sangat Memprihatinkan

Bali Tribune/ MEMPRIHATINKAN - Kondisi Gedung DPRD Bangli sangat memprihatinkan.
Balitribune.co.id | Bangli - Kondisi gedung DPRD Bangli di Jl. Ngurah Rai Bangli sangat memprihatinkan. Gedung yang dibangun di era tujuh puluhan tersebut selain kurang representatif juga di beberapa sudut bangunan banyak yang mulai keropos. Sudah beberapa kali diwacanakan untuk membangun gedung yang baru. Bahkan lokasi gedung mengunakan lahan yang dimanfaatkan untuk Kantor Dinas Pariwisata, namun wacana tersebut hanya sekedar wacana saja.
 
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bangli Made Joko Arnawa saat dikonfirmasi tidak menampik kalau kondisi gedung wakil rakyat Bangli sudah tidak refresentatif lagi. Selain itu melihat faktor usia bangunan yang sudah tua, beberapa bagian gedung sudah mulai keropos. ”Di beberapa sudut ruangan pada bocor, begitupula kondisi toilet,” ungkapnya, Selasa (5/1).
 
Kata politisi dari dari Partai Gerindra ini, awal dari rancang banguan gedung adalah untuk 25 anggota dewan, namun sering berjalanya waktu dan semakin bertambahnya jumlah penduduk maka berimplikasi bertambahnya jumlah anggota dewan. Kalau dibandingkan kabupaten /kota mungkin gedung DPRD Bangli yang paling tua. Pihaknya lebih tepat dibanguan gedung baru dibandingkan dilakukan renovasi. ”Struktur bangunan sudah tua, jika melihat factor keselamatan lebih tepat banguan gedung yang baru,” ungkapnya.  
 
Menurutnya, sebagai rumah rakyat,dengan kondisi gedung yang refresentatif, maka warga bisa menyalurkan aspirasi dengan nyaman. Disinggung  terkait anggran, melihat kondisi APBD Bangli, maka kedepannya pemerintah perlu berjuang untuk mendapatkan anggran baik dari pemerintah pusat dan provinsi. ”Kami setuju dilakukan penataan baik itu sumber daya manusianya dan infrstruktur, asalkan tidak merugikan kepentingan umum atau tidak merugikan kepentingan masyarakat,” tegas mantan komisioner KPU Bangli ini.
 
Pihaknya tidak setuju jika penataan infrstruktur justru mengganggu kepentingan masyarakat,maka sebelumnya dilakukan kajian yang matang terkait kondisi keuangan daerah. ”Harus dilakukan kajian yang matang, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” sebut Made Joko Arnawa. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click

Imbas SK Mandek Bantuan Dana Macet, Desa Adat Banyuasri Somasi MDA Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Langkah hukum ini diambil lantaran belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri untuk periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Tetap Usut Kasus Penganiayaan Oknum Anggota DPRD Klungkung

balitribune.co.id | Gianyar  - Meskipun dikabarkan telah ada pencabutan laporan dan kesepakatan damai, kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Klungkung terhadap seorang sopir kini memasuki babak baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar menegaskan tetap mendalami kasus ini dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Selengkapnya icon click

Topang Kas Daerah, Sektor Kuliner Sumbang Pajak Tertinggi di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus menggenjot penerimaan kas daerah dari sektor pajak. Berdasarkan data hingga 25 Mei 2026, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Denpasar tercatat telah mencapai Rp735.353.609.579,63.

Capaian ini setara dengan 41,66 persen dari total target APBD Induk tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.