Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Konflik di Bangli Dominan Masalah Adat

Bali Tribune / Kepala Kesbangpol Bangli I Made Kirmanjaya.

balitribune.co.id | BangliDari tahun 2017 hingga awal 2022 tercatat ada 11 konflik yang ditangani oleh Badan Kesbangpol Bangli. Dominan konflik yang ditangani adalah masalah adat.

Kepala Badan Kesbangpol Bangli I Made Kirmanjaya mengatakan sejauh ini ada 11 penanganan konflik. Kemudian konflik yang ditangani didominasi masalah adat seperti masalah tanah AYDS, ayah-ayahan sebagai pengempon pura dan lainnya. Memang untuk masalah adat, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan karena ada lembaga adat.

Pihaknya hanya sebatas  memfasilitasi pihak-pihak yang bermasalah. "Kami fasilitasi untuk mediasi, berupaya bersama-sama mencari jalan keluar. Tentu ranah yang putuskan ada di adat,” ungkapnya, Rabu (22/6/22).

Made Kirmanjaya didampindi Kabid Penanganan Konflik Sosial dan Kewaspadaan Dini I Nengah Suparta mengakui dari beberapa konflik yang ditangani beberapa diantaranya sudah dinyatakan selesai. Namun sebagian besar masih perlu tindak lanjut lagi. "Harapan bisa selesai semuanya,penanganan masalah adat tentu berbeda dan sangat komplek," ujarnya.

Salah satu contoh konflik yang sudah dinyatakan selesai terkait konflik tanah PKD Desa Sulahan di Kecamatan Susut, sedangkan untuk kasus tanah di Desa Catur belum tuntas dimana ranah berkembang hingga proses peradilan.

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.