Diposting : 26 September 2018 13:16
Redaksi - Bali Tribune
BALI TRIBUNE - Konser Kebangsaan (KK) merupakan salah satu program unggulan Lembaga Penyiaran Publik (LPP.RRI), sudah 2 tahun berjalan dan giliran berlangsung di Bali, Jumat (28/9) terpusat di Panggung Ardha Candra, Art Centre Denpasar.
Target yang dicapai di KK tidak segmented, tapi 60 persen untuk anak-anak muda. Bicara mempersatukan Bangsa itu harus dimulai dari anak-anak muda, namun konsep KK dibangun untuk semua, dan seluruh masyarakat bisa datang. Karena dengan musik sebagai wahana menyampaikan harapan, dan bisa pula sebagai pemersatu.
“Melalui kegiatan ini memperlihatkan Indonesia masih ada dan harus ada. Karena musik diyakini mampu membangun kualitas Kebangsaan,” ucap Dirut LPP RRI M. Rohanudin, Selasa (25/9).
KK merupakan salah satu agenda andalan LPP RRI, program lain sebagai penguatan NKRI kata Rohanudin, RRI sama dengan TNI. Kalau TNI dengan kekuatan senjatanya dan strategi militernya, sedangkan RRI di antaranya melalui musik, budaya, dan informasi yang terkait dengan ke-Indonesiaan, yang didukung dengan Ka.Satker dan SDM yang mampu menguatkan dan mencerdaskan bangsa terutama menyangkut NKRI.
Begitu pula upaya yang telah dilakukan RRI di perbatasan, langkah lainnya voice of Indonesia, yang merupakan siaran luar negeri sebagai upaya diplomasi. “Dari jaringan terluas siaran RRI di Tanah Air, terus menyuarakan bahwa Indonesia negara yang kokoh, dan bersatu,” katanya.
Kemudian program lainnya adalah RRI.net radio visual bukan untuk bersaing, tapi ingin mencari pendengar sebanyak-banyaknya. Bila banyak yang mengikuti program RRI, maka semakin banyak pula mencerdaskan bangsa.
Terkait meningkatkan kualitas kebangsaan, Menurut Kepala Perwakilan Kemenhan Bali, Kolonel Inf. Ketut Budiastawa, Kementerian Pertahanan memiliki tugas pokok pembinaan dan penyiapan, membantu pemerintah sedini mungkin untuk mencegah segala ancaman, dalam upaya penguatan, layaknya melakukan imunisasi kepada anak-anak supaya tidak terserang penyakit baru.
“Kegiatan Konser Kebangsaan ini merupakan salah satu bentuk ‘imunisasi’ atau menguatkan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh ancaman yang akan muncul. Contohnya radikalisme, dan narkoba, serta tindakan asusila dan sebagainya, ” ucap Kolonel Ketut Budiastawa.
Konser Kebangsaan diprakarsai LPP RRI dalam upaya membangun ketahanan diawali dari individu, dan keluarga yang merupakan budaya Indonesia sejak dulu yang perlu dibangkitkan. Tapi belakangan banyak yang bermunculan terjadi perpecahan, suku, ormas, dan terbaru antar supporter.
“Ini kegiatan luar biasa yang dilakukan RRI kerjasama dengan Kementerian Pertahanan dan Kominfo serta didukung Pemprov, Pemkot dan Pemkab se-Bali. Berharap hal kecil seperti ini bisa berdampak global,” ucapnya.