Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Konservasi 66 Lontar Milik Warga Tulikup Gianyar

lontar
Bali Tribune / LONTAR - Disbud Provinsi saat lakukan konservasi lontar di desa Tulikup Gianyar.

balitribune.co.id | Gianyar - Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melalui Penyuluh Bahasa Bali berhasil melakukan konservasi dan menyusun kembali lontar milik I Wayan Mustawan yang beralamat di Banjar Kaja Kauh, Desa Tulikup, Gianyar. Tim Penyuluh Bahasa Bali yang melakukan pendataan awal menemukan sebanyak 66 cakep lontar. 

“Setelah kami menyusun ulang, jumlah lontar tersebut bertambah 4 cakep, dan kini menjadi 70 cakep lontar,” kata Koordinator Baga Lontar Kabupaten Gianyar, I Wayan Suparsa. 

Lontar tersebut masih dalam keadaan baik dan masih bisa dibaca. Hanya saja beberapa bagian ada yang tercecer, sehingga harus disusun ulang. “Jenis lontar tersebut sangat beragam, mulai dari wariga, tatwa, usada, susastra, kanda, dan mantra,” paparnya senang.

Pada kesempatan itu, Tim Penyuluh Bahasa Bali yang hadir sebanyak 12 orang, karena sebagian lagi melaksanakan kegiatan Bulan Bahasa Bali di beberapa desa. Seluruh itu mengawali dengan melakukan pembersihan debu-debu yang melekat pada naskah lontar. Setelah bersih, tim kemudian membubuhkan pengawet dengan cara diusap memakai lap secara halus. Selanjutnya proses identifikasi naskah. “Sesuai dengan klasifikasinya, isi dari lontar yang sudah di konservasi dan diidentifikasi kami menemukan berbagai jenis lontar,” imbuhnya.

Ada lontar berisi penentuan hari baik, berisi tentang petuah-petuah dalam kategori tutur, ilmu pengobatan dan resep obat tradisional, ada cerita tentang gatot kaca dalam bentuk kakawin, ilmu kadiatmikan atau kebatinan, dan mantara-mantra pemujaan. “Dari hasil identifikasi lontar yang kami sudah lakukan itu, bisa dikatakan Wayan Mustawan masih memiliki lontar dalam kategori umum yang banyak tersebar dimasyarakat. Tidak ada lontar yang lain atau yang memiliki keunikan khusus,” sebutnya.

Suparsa mengatakan, sebelum dilakukan observasi lontar itu disimpan dalam keropak kayu. “Saat ini, beliau sudah mengganti keropak kayunya dengan lemari kaca. Itu atas saran Penyuluh agar suhunya dapat terjaga, dan terkena cahaya agar tidak lembab,” imbuhnya.

Walau demikian, Tim Penyuluh Bahasa Bali tetap memberikan tips khusus dalam merawat lontarnya. Walau tidak dibaca secara rutin, namun harus melakukan perawatan dengan cara sesekali waktu membuka lontar kemudian membersihkan debunya. Alat yang digunakan bukan kain, melainkan menggunakan kuas. Hal itu tetap dilakukan walaupun tidak membacanya. “Cara seperti itu untuk menghindari agar lontar itu tidak terkena air dan sinar matahari langsung,” sebutnya.

Pemilik lontar, Wayan Mustawan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yang melaksanakan program merawat lontar milik masyarakat. Dirinya mengakui sangat awam dengan cara perawatan lontar, sehingga merasa sangat terbantu dalam menjaga warisan leluhurnya. “Kami berharap Penyuluh Bahasa Bali yang dibawah naungan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali terus melanjutkan program ini kepada masyarakan lainya yang memiliki naskah lontar,” puputnya. 

wartawan
JRO
Category

Beraksi di 16 TKP, Geng Curanmor Asal Sumba Digulung Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Unit 1 Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar berhasil meringkus komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) lintas wilayah. Geng yang beranggotakan enam pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini diketahui telah beraksi di 16 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.