Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Korem 163/Wira Satya Gelar Binkom AGHT Cegah Konflik Sosial

Bali Tribune/ SOSIALISASI - Sosialisasi Binkom AGHT Cegah Konflik Sosial" diikuti sekitar 100 peserta di Aula Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Rabu (6/10).



balitribune.co.id | Denpasar - Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, SH, berharap para personel Korem 163/Wira Satya dan jajaran dapat mempedomani dan bisa menerapkan pola pembinaan komunikasi (binkom) ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) untuk mencegah konflik sosial.dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.

"Kualitas kinerja bidang intelijen yang optimal mampu mendukung dan meningkatkan tugas pokok satuan," kata Danrem dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan "Sosialisasi Binkom AGHT Cegah Konflik Sosial", yang dibacakan Kasi Intel Kasrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Boyke Sukanta, dan diikuti sekitar 100 peserta di Aula Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Rabu (6/10).

Ketika membacakan sambutan Asintel Kasad, Pemen Denma Mabesad Kolonel Inf Muhamad Nas mengatakan, sejak Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 hingga saat ini, keberlangsungan penyelenggaraan pembangunan nasional tidak pernah bebas dari ancaman keamanan.

Berbagai gejolak yang membahayakan keamanan, mulai dari kerusuhan hingga konflik sosial menjadi pengalaman buruk yang mengakibatkan terganggunya stabilitas keamanan nasional. "Konflik dapat muncul di mana saja, namun dalam setiap konflik yang terjadi, pemerintah dengan cepat dapat mengantisipasi dengan baik, sehingga tidak sampai meluas," katanya.

Konflik yang terjadi ini bukan tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pihak. "Sehingga untuk mencegah terjadinya konflik sosial merupakan langkah strategi yang perlu dilakukan agar tidak meluas, sehingga keamanan yang kondusif tetap terjaga," jelasnya, seraya menuturkan, kegiatan Sosialisasi Binkom AGHT Cegah Konflik Sosial" di wilayah Korem 163/Wira Satya ini merupakan salah satu upaya preventif melalui metode ceramah dan tanya jawab.

Perwakilan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bali Agustinus Supriyono memaparkan, ancaman cyber yang sering terjadi meliputi, idelogi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan (ipoleksosbudhankam). "Dampak gangguan fungsional dalam penyampaian informasi dari yang benar menjadi salah, sehingga menimbulkan kerusuhan dan konflik yang mengakibatkan kehancuran", ucapnya.

Ancaman cyber konflik sosial meliputi, hoaks, hatespeech, propaganda, dan provokasi. Langkah-langkah dalam menangkal hoaks diantaranya, hati-hati dengan judul provokatif, mencermati alamat situs, periksa fakta dan cek keaslian foto.

Dalam kesempatan tersebut, Pasi Lidpam Korem 163/Wira Satya Mayor Inf Wayan Notes yang turut menjadi pembicara membawakan materi tentang peran seluruh komponen masyarakat dalam mencegah konflik sosial.

wartawan
JOK
Category

Serangkian HUT Bangli, Dishub Sediakan Beberapa Kantong Parkir Kendaraan

balitribune.co.id | Bangli - Serangkaian HUT Bangli, areal parkir di seputaran alun-alun Bangli beralih fungsi untuk  tenda pedagang. Sedangkan untuk parkir kendaraan selama berlangsungnya hiburan yang dipusatkan di alun-alun Bangli, Dinas Perhubungan Bangli telah menyediakan beberapa kantong parkir alternatif.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Ingin Adopsi Bayi yang Ditemukan di Seribatu

balitribune.co.id | Bangli - Pascamenjalani perawatan intensif di RSUD Bangli, kondisi bayi yang  ditemukan di lapak pedagang durian di wilayah Banjar Seribatu, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli kondisinya membaik. Disisi lain banyak warga yang berkeinginan mengadopsi bayi laki-laki tersebut. Sementara pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mencari pembuang bayi malang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Hendak Tambah Luas Tanam Padi, Target di 2025 Seluas 5 Ribu Hektare

balitribune.co.id | Tabanan -  Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tabanan hendak menambah luas tanam padi sepanjang 2025 ini. Target penambahan luas tanam itu mencapai lima ribu hektare. Dengan adanya rencana penambahan itu, luas tanam padi di Tabanan pada nantinya diharapkan bisa berkembang dari 38 ribu hektare menjadi 43,168 hektare.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Tabanan Sepakat Tolak Kemunculan Ormas Baru

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa turut menyampaikan sikap dan pandangannya terkait kemunculan organisasi masyarakat (ormas) baru. Khususnya di wilayah Kabupaten Tabanan. Terlebih, kemunculan ormas baru tersebut dikhawatirkan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Tabanan Bentuk Pansus untuk Segera Bahas RPJMD 2025-2030

balitribune.co.id | Tabanan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan membentuk panitia khusus atau pansus untuk segera membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tabanan 2025-2030. Sesuai rapat internal yang dipimpin Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, pada Rabu (7/5), pansus itu dipimpin Ketua Komisi I, I Gusti Nyoman Omardani, dan Ketua Komisi II, I Wayan Lara, pada posisi sekretaris.

Baca Selengkapnya icon click

Alihfungsikan Trotoar untuk Jualan, Pol PP Tertibkan Pedagang

balitribune.co.id | Negara - Satpol PP Jembrana menertibkan para pedagang yang menggunakan trotoar jalan untuk berjualan di Kawasan perkotaan. Selain mengganggu kenyamanan kota, aktiftas para pedagang ini juga mengganggu fungsi fasilitas umum. Setelah beberapakali dilakukan pembinaan, puluhan pedagang nakal yang kedapatan berjualan di sepanjang trotoar di wilayah Kecamatan Jembrana dan Negara akhirnya ditertibkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.